Anggota DPR RI Habib Idrus menerima kunjungan edukasi siswa SMA IT Darul Quran di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, sekaligus memberikan pemahaman tentang fungsi DPR dan motivasi untuk menjaga hafalan Al-Qur’an. (Foto: Ist) JAKARTA | TD — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Idrus, mengajak siswa SMA IT Darul Quran memahami fungsi DPR sekaligus menjaga hafalan Al-Qur’an sebagai bekal membangun karakter dan mempersiapkan masa depan.
Ajakan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan edukasi puluhan siswa SMA IT Darul Quran di Ruang Fraksi PKS, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung santai dan dialogis itu, Habib Idrus memperkenalkan tiga fungsi utama DPR RI, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan. Ia menjelaskan bahwa ketiga fungsi tersebut berkaitan erat dengan proses pembentukan undang-undang, pengelolaan keuangan negara, serta pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.
“Generasi muda perlu memahami bagaimana sebuah undang-undang dirumuskan dan ke mana anggaran negara dialokasikan. Pemahaman ini penting agar adik-adik kelak siap memegang peran kepemimpinan,” ujarnya di hadapan para siswa.
Selain mengenalkan fungsi parlemen, Habib Idrus menekankan pentingnya menjaga hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Menurut dia, masa sekolah menengah atas merupakan kesempatan berharga untuk mengembangkan kemampuan belajar, memperkuat hafalan, dan mendalami nilai-nilai Al-Qur’an.
“Usia SMA adalah masa yang baik untuk mengembangkan kemampuan mengingat dan belajar. Jika kemampuan ini dimanfaatkan untuk menghafal dan memahami Al-Qur’an, diharapkan dapat membantu membentuk kepribadian yang kokoh dan tidak mudah terombang-ambing,” katanya.
Ia juga merujuk Surah Az-Zumar ayat 9 dan Surah Al-Mujadilah ayat 11 yang menjelaskan keutamaan ilmu dan orang-orang berilmu.
“Dalam Surah Az-Zumar ayat 9 ditegaskan bahwa orang yang mengetahui tidak sama dengan orang yang tidak mengetahui. Rawat hafalan Al-Qur’an, jadilah generasi berilmu, dan gunakan pengetahuan itu untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Bahas Peran Anak Muda dalam Politik
Dalam sesi diskusi, seorang siswa menanyakan tahapan dan bekal yang perlu dipersiapkan untuk menjadi anggota dewan di tengah keterbukaan informasi.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Habib Idrus menilai media sosial dapat menjadi sarana komunikasi politik sekaligus ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, membangun rekam jejak yang berintegritas, dan menyerap aspirasi masyarakat.
“Media sosial hari ini bukan sekadar hiburan. Jika digunakan secara produktif untuk menyampaikan gagasan dan mendengarkan suara rakyat, media sosial dapat membantu membangun kepercayaan serta memperluas jangkauan kerja sosial di tengah masyarakat,” katanya.
Diskusi kemudian berlanjut pada persoalan pengelolaan keuangan negara. Seorang siswa bertanya mengenai cara memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) benar-benar menjangkau kebutuhan masyarakat.
Habib Idrus menjelaskan bahwa fungsi pengawasan DPR berperan penting dalam memastikan pelaksanaan program pemerintah dan penggunaan anggaran berjalan sesuai perencanaan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“APBN adalah instrumen pelayanan rakyat. Agar setiap rupiah tepat sasaran, pengawasan harus maksimal, terukur, dan disiplin, mulai dari perencanaan hingga evaluasi di lapangan,” ujarnya.
Pertemuan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan cendera mata. Setelah itu, rombongan siswa melanjutkan kegiatan dengan mengenal lebih dekat ruang kerja dan lingkungan parlemen.
Melalui kunjungan edukasi tersebut, para siswa diharapkan semakin memahami fungsi DPR RI, memiliki wawasan tentang pengelolaan anggaran negara, serta terus menjaga hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berilmu, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat. (*)