Gerakan Pangan Murah di Kosambi: Pemkab Tangerang Subsidi 1.000 Paket Sembako Jelang Imlek

waktu baca 2 minutes
Kamis, 12 Feb 2026 11:44 0 Nazwa

TANGERANG | TD – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis untuk mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Tahun Baru Imlek. Kegiatan ini berlangsung di Wihara Arya Dipa, Kosambi, Rabu (11/02/2026).

Kepala Disperindag, Resmiati Marningsih, menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan 1.000 paket sembako. Setiap paket berisi beras premium 4 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kilogram, dan tepung terigu 2 kilogram. Jika mengikuti harga pasar, nilai paket mencapai Rp170.600, namun melalui subsidi pemerintah daerah, warga cukup membayar Rp82.272.

“Masyarakat yang ingin mengikuti program ini dapat menggunakan kupon yang telah dibagikan oleh pemerintah daerah. Sasaran utama kegiatan ini adalah warga yang akan merayakan Imlek, khususnya di wilayah Kosambi dan sekitarnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, GPM digelar untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya. Dengan adanya program ini, warga bisa mendapatkan bahan pangan penting seperti beras, minyak, gula, dan tepung dengan harga yang lebih ramah di kantong.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama pada momen penting seperti perayaan Imlek,” tambahnya.

Resmiati berharap kegiatan GPM mampu meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif selama periode perayaan.

“Semoga GPM dapat membantu warga merayakan Imlek dengan lebih nyaman dan terbantu secara ekonomi. Kami juga berharap program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan,” harapnya.

Sementara itu, Cikwa, warga Kosambi, mengapresiasi pelaksanaan GPM. Menurutnya, program tersebut sangat membantu warga dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga.

“Kami merasa terbantu. Barang yang biasanya dibeli dengan harga lebih tinggi, kini bisa didapat dengan harga jauh lebih murah. Semoga kegiatan seperti ini rutin diadakan agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” tutupnya. (*)

LAINNYA