Jembatan di Sungai Cisadane yang kini menjadi perhatian terkait dugaan pencemaran dan imbauan berhenti menggunakan air sungai untuk berbagai keperluan demi menjaga kesehatan. (Foto: Ist)KOTA TANGERANG | TD — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul dugaan pencemaran di Sungai Cisadane yang berpotensi membahayakan kesehatan, Rabu (11/2/2026).

Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menegaskan warga untuk sementara waktu tidak menggunakan air Sungai Cisadane untuk kebutuhan mandi, mencuci, memasak, maupun sebagai air minum hingga ada pengumuman resmi yang menyatakan kondisi air telah aman.
“Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mengonsumsi ikan atau hasil tangkapan lainnya dari Sungai Cisadane sampai situasi dinyatakan aman oleh pihak berwenang,” ujarnya.
dr. Dini juga mengingatkan warga agar menghindari kontak langsung dengan air sungai, terutama jika terlihat adanya perubahan warna, bau menyengat, atau muncul busa yang tidak normal.
Menurut dr. Dini, paparan limbah kimia berisiko menyebabkan gangguan kesehatan seperti iritasi kulit, gangguan pernapasan, mual, muntah, hingga keluhan lainnya.
“Jika mengalami gejala setelah kontak dengan air Sungai Cisadane, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Untuk kondisi darurat dapat menghubungi Call Center 112 atau 021-5577-1135,” tegasnya.
Saat ini, Pemkot Tangerang bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan investigasi guna memastikan keselamatan masyarakat serta mempercepat pemulihan kualitas lingkungan. Warga diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah. (*)