Bupati Tangerang Resmikan Peletakan Batu Pertama Renovasi Masjid At-Ta’awun di Panongan

waktu baca 2 menit
Jumat, 15 Mei 2026 13:12 29 Nazwa

TANGERANG | TD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meresmikan peletakan batu pertama renovasi dan pembangunan Masjid At-Ta’awun di Perumahan Green Savana, RW 05, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Jumat (15/5/2026). Pembangunan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas masjid seiring bertambahnya jumlah jemaah di kawasan tersebut.

Dalam sambutannya, Maesyal menegaskan bahwa masjid memiliki peran penting, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

“Masjid bukan hanya tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, tempat tumbuhnya nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan pendidikan akhlak bagi generasi muda,” ujarnya.

Ia mengapresiasi semangat gotong royong warga Green Savana yang turut mendukung pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membangun kehidupan sosial dan religius di Kabupaten Tangerang.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan serta partisipasi aktif masyarakat untuk menjadikan masjid ini lebih nyaman, aman, dan bermanfaat lebih luas,” katanya.

Maesyal berharap renovasi Masjid At-Ta’awun dapat mempererat ukhuwah antarwarga sekaligus menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial masyarakat.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid At-Ta’awun, Awaludin, menjelaskan bahwa renovasi dilakukan karena kapasitas masjid sebelumnya sudah tidak lagi mampu menampung jumlah jemaah, terutama saat Salat Jumat dan peringatan hari besar Islam.

“Pada momentum tertentu, jemaah bahkan meluber hingga ke jalan. Karena itu, perluasan masjid menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan dilakukan dengan konsep bangunan vertikal. Luas masjid nantinya meningkat dari sekitar 328 meter persegi menjadi 422 meter persegi, sementara daya tampung jemaah bertambah dari 217 orang menjadi sekitar 327 orang.

“Harapannya, setelah pembangunan selesai, masjid ini dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat dalam beribadah dan menjadi pusat kegiatan keagamaan warga,” tandasnya. (*)

LAINNYA