Bupati Tangerang Ajak Pemuda GPII Bersinergi Bangun Daerah yang Adil dan Religius

waktu baca 2 menit
Jumat, 22 Agu 2025 22:47 138 Nazwa

TANGERANG | TD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PD-GPII) Kabupaten Tangerang. Acara ini berlangsung di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh pengurus dan anggota PD-GPII Kabupaten Tangerang untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam upaya membangun daerah yang berkeadilan dan religius. “Saya berharap segenap pengurus dan anggota PD-GPII Kabupaten terus bersinergi dan bekerja sama dengan kami untuk pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat. Ini sejalan dengan tema kegiatan hari ini, yaitu ‘Optimalisasi Peran Pemuda Islam dalam Pembangunan Daerah yang Berkeadilan dan Religius’, yang merupakan cita-cita kita bersama,” ungkap Bupati.

Bupati menekankan bahwa pembangunan Kabupaten Tangerang memerlukan partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat, termasuk generasi muda. Menurutnya, peran pemuda sangat strategis, karena mereka bukan hanya menjadi motor penggerak perubahan, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai moral bangsa. “GPII sebagai organisasi kepemudaan Islam telah menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Mereka tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga mengedepankan keadilan sosial serta nilai-nilai religiusitas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal menyatakan bahwa generasi muda, khususnya pemuda Islam, harus siap menghadapi tantangan globalisasi dengan wawasan yang luas, kemampuan berinovasi, serta keberanian untuk menyuarakan aspirasi mereka. Melalui FGD ini, diharapkan dapat memperkuat peran pemuda Islam di Kabupaten Tangerang dalam proses pembangunan.

“Melalui forum ini, saya berharap akan lahir rekomendasi strategis dan langkah-langkah nyata yang dapat memperkuat peran pemuda Islam di Kabupaten Tangerang. Dengan demikian, sinergi antara pemerintah dan masyarakat akan semakin erat, dan hasil pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh warga,” pungkasnya.

Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga sebagai langkah konkret untuk mendorong partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah. Dengan melibatkan generasi muda, diharapkan Kabupaten Tangerang dapat berkembang menjadi daerah yang lebih baik, adil, dan religius, serta mampu menghadapi tantangan di masa depan. (*)

LAINNYA