Ilustrasi gambar dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) KRIPTO | TD — Pergerakan Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir tetap menunjukkan struktur yang kuat dan konsisten dalam konteks siklus market kripto secara keseluruhan. Penurunan dari area 76.000 (17 Maret 2026) menuju 65.000 (29 Maret 2026) sebelumnya telah mengonfirmasi terbentuknya higher low, yang menjadi pondasi utama perubahan tren dari bearish menuju bullish.
Namun perkembangan terbaru memberikan dimensi tambahan yang semakin memperkuat validasi tersebut. Pada tanggal 12 April 2026, Bitcoin tercatat melakukan liquidity sweeping cepat dari 73.725 menuju 71.500, sementara Ethereum mengalami pergerakan serupa dari 2.325 menuju 2.200.
Pergerakan ini tidak dapat dipandang sebagai breakdown struktural, melainkan sebagai bagian dari mekanisme market dalam melakukan pembersihan likuiditas (liquidity reset). Secara fungsional, liquidity sweeping yang terjadi secara berkala memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:
– menyapu posisi long dengan leverage tinggi
– memicu likuidasi berantai (long squeeze cascade)
– mengeksekusi stop loss ritel
– serta menjadi momen take profit jangka pendek oleh trader dan investor
Dengan demikian, penurunan cepat tersebut justru memperlihatkan bahwa market sedang melakukan normalisasi struktur, bukan mengalami pelemahan fundamental.
Dalam konteks teknikal dan struktur likuiditas, terdapat dua lapisan support yang saat ini menjadi acuan utama:
Support Minor
Bitcoin : 70.000
Ethereum : 2.100
Area ini berfungsi sebagai zona reaksi cepat, di mana market menunjukkan kemampuan untuk menahan tekanan jangka pendek setelah terjadi sweeping likuiditas.
Bitcoin : 65.000 (higher low sebelumnya)
Ethereum : 1.940 (higher low sebelumnya)
Area ini merupakan pondasi struktural yang menentukan apakah tren naik jangka menengah masih valid atau tidak.
Selama support mayor tidak ditembus kembali, maka:
– struktur higher low tetap utuh
– tekanan jual tidak dominan
– tren naik jangka menengah masih terjaga
Dalam kerangka ini, seluruh pergerakan turun yang terjadi di atas support mayor hanya dapat dikategorikan sebagai koreksi sehat dalam tren naik, bukan sebagai awal dari fase bearish baru.
Saat ini Bitcoin bergerak dalam fase sideway stabilisasi di kisaran 71.500–72.000, yang menunjukkan bahwa market sedang berada dalam kondisi keseimbangan setelah proses pembersihan likuiditas.
Sementara itu, Ethereum juga menunjukkan karakter serupa dengan stabilisasi di atas level 2.200, yang mengindikasikan bahwa buyer masih mempertahankan kontrol secara bertahap.
Fase ini sering kali disalahartikan sebagai bearish market, padahal secara struktural merupakan fase penting di mana market mengkonsolidasikan kekuatan sebelum melanjutkan tren naik.
Dengan struktur yang ada saat ini:
Target jangka pendek Bitcoin masih berada di area 80.000 (Q3 2026)
Ethereum berpotensi menuju 2.500 pada kuartal 3 tahun 2026
Seluruh proyeksi tersebut tetap valid selama struktur higher low tidak mengalami kerusakan.
Investor yang telah melakukan akumulasi pada fase sebelumnya, khususnya di area bawah, kini berada dalam posisi yang sangat strategis untuk menghadapi fase ekspansi berikutnya yang secara historis diproyeksikan mencapai puncaknya pada periode 2027–2028.
Sementara itu, bagi investor yang belum sepenuhnya masuk ke market, pendekatan Dollar Cost Averaging (DCA) masih relevan dan rasional. Strategi ini memungkinkan partisipasi dalam tren naik secara bertahap, sekaligus mengelola risiko volatilitas jangka pendek.
DCA masih tergolong bonafit selama Bitcoin belum mendekati area 90.000, yang secara struktural berkaitan dengan nilai middle band pada timeframe bulanan.
Pergerakan koreksi yang terjadi saat ini bukanlah tanda kelemahan, melainkan bagian dari proses pematangan struktur market.
– Likuiditas telah dibersihkan
– Leverage berlebih telah dikurangi
– Struktur higher low tetap terjaga
Dengan demikian, market tidak sedang melemah, tetapi sedang memperkuat pondasinya sebelum melanjutkan tren naik yang lebih besar.
Bull market tidak dimulai dari lonjakan… melainkan dari ketidakmampuan market untuk turun lebih dalam.
Dan selama struktur itu tetap bertahan, maka arah jangka menengah tetap berada dalam jalur kenaikan yang utuh.
Penulis : Sugeng Prasetyo
Disclaimer:
Investasi pada aset kripto memiliki tingkat risiko yang tinggi dan berpotensi menimbulkan kerugian. Informasi dalam artikel ini disajikan semata-mata untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan saran atau rekomendasi keuangan. Penulis serta redaksi TangerangDaily.id tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian yang timbul dari keputusan investasi yang diambil berdasarkan konten ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset secara mandiri dan, bila perlu, berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional sebelum mengambil keputusan investasi. (*)