Altseason 2025: Mengapa Bulan Agustus Terjadi Banyak Tsunami Kapitulasi?

waktu baca 3 minutes
Senin, 18 Agu 2025 20:21 0 Nazwa

KRIPTO | TD – Agustus 2025 tercatat sebagai salah satu bulan paling menegangkan bagi investor kripto di seluruh dunia. Bukan hanya karena harga Bitcoin yang beberapa kali sempat tergelincir tajam, tetapi juga karena puluhan altcoin fundamental dan non-fundamental ikut mengalami tsunami kapitulasi. Fenomena ini menimbulkan kepanikan massal di mana jutaan posisi futures terlikuidasi sehingga meninggalkan jejak kehancuran sementara dalam ekosistem kripto global.

Bitcoin Bukan Lagi Pusat Likuidasi

Selama hampir satu dekade, Bitcoin selalu menjadi pusat perhatian dalam setiap fase kapitulasi. Namun data terbaru 2025 menunjukkan hal yang berbeda, yaitu  jumlah likuidasi altcoin telah melampaui Bitcoin. Pergeseran ini terjadi karena investor mulai beralih dari BTC ke altcoin untuk mencari imbal hasil yang lebih tinggi meskipun dengan risiko yang jauh lebih besar.

Menurut analisa CryptoQuant, indikator BTC vs Altcoin Cumulative Liquidation Delta menunjukkan tren penurunan signifikan sejak awal tahun, hal ini  menandakan bahwa spekulasi besar kini lebih terkonsentrasi di altcoin.

Mengapa Agustus Menjadi Puncak Tsunami?

Beberapa faktor kunci menjelaskan mengapa bulan Agustus 2025 menjadi periode rawan kapitulasi:

  1. Volatilitas Bitcoin
    BTC sempat membentuk pola bifurkasi dengan penurunan bertahap hingga ke zona 116.000–115.000, memicu kepanikan dan panic sell.
  2. Dominasi BTC Menurun
    Kapitalisasi altcoin naik hingga 40,4% dari total pasar kripto senilai $3,93 triliun, memperlihatkan investor semakin agresif masuk ke altcoin.
  3. Spekulasi Leverage Tinggi
    Mayoritas trader menggunakan leverage besar di altcoin dengan harapan keuntungan instan. Sayangnya, justru memicu gelombang likuidasi massal ketika harga dibanting.
  4. Makroekonomi Global
    Tekanan inflasi, kebijakan moneter Amerika Serikat, serta ketidakpastian regulasi Asia menambah lapisan risiko yang memicu arus keluar modal dari pasar kripto pada momen tertentu.

Altseason Ditunda, Tapi Tidak Mati

Fenomena kapitulasi massal bukanlah akhir dari segalanya. Justru banyak analis yang menyebut peristiwa ini sebagai “ritual pembersihan” sebelum altcoin kembali mengambil alih panggung bullrun. Ethereum, XRP, Solana, BNB hingga Chainlink disebut-sebut sebagai kandidat utama pemimpin reli berikutnya, setelah nanti pasar kembali stabil.

Refleksi Investor

Kapitulasi yang berulang pada bulan Agustus sesungguhnya adalah siklus wajar dalam pasar kripto. Seperti ombak besar yang menghantam pantai, gelombang ini menggulung posisi-posisi lemah agar pasar bisa kembali menemukan keseimbangan. Investor yang mampu membaca pola dan mengatur strategi seperti penggunaan grid averaging atau manajemen risiko ketat akan lebih siap menghadapi fase berikutnya.

📰 Kesimpulan

Agustus 2025 akan tercatat sebagai bulan di mana tsunami kapitulasi altcoin mencapai puncaknya. Namun sejarah pasar kripto membuktikan: setelah badai  selalu ada peluang. Altseason mungkin tertunda, tetapi momentum untuk reli besar berikutnya justru sedang dipersiapkan.

Penulis: Sugeng Prasetyo (Pengamat Pasar Kripto)

Editor: Nazwa


Disclaimer: Perlu digarisbawahi bahwa investasi di aset kripto memiliki tingkat risiko yang tinggi. Konten dalam artikel ini bersifat informasi umum dan tidak seharusnya dijadikan acuan utama dalam mengambil keputusan investasi. Penulis maupun tim redaksi TangerangDaily.id tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul akibat keputusan investasi berdasarkan artikel ini. Sebelum memulai, sebaiknya lakukan riset mendalam serta konsultasi dengan penasihat keuangan profesional. (*)

LAINNYA