Ahmad Najib Dikukuhkan Jadi Ketua PBPI Tangsel, Siapkan Pembinaan Atlet Sejak Sekolah

waktu baca 3 menit
Sabtu, 17 Okt 2026 12:06 60 Redaksi

KOTA TANGSEL | TD – Ahmad Najib resmi dikukuhkan sebagai Ketua Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) periode 2026–2030, Sabtu (17/10/2026). Ia menyiapkan sejumlah program untuk memperkuat pembinaan atlet sejak usia sekolah dan mendorong prestasi olahraga padel.

Pengukuhan pengurus PBPI Tangsel berlangsung di Gedung DPRD Tangsel. Kepengurusan baru diharapkan mampu mengembangkan olahraga padel secara terarah dan berkelanjutan.

Najib mengatakan, pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan awal tanggung jawab untuk membangun ekosistem olahraga padel yang lebih baik.

Menurutnya, perkembangan padel di Tangsel terlihat dari bertambahnya jumlah lapangan dan komunitas pemain. Namun, pertumbuhan tersebut perlu diimbangi dengan sistem pembinaan atlet yang terstruktur.

“Kita tidak ingin padel hanya ramai sesaat. Kita ingin padel tumbuh sehat, organik, dan berkelanjutan,” ujar Najib.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, PBPI Tangsel akan menjalankan program Padel Goes to School dan membentuk klub junior guna menjaring bibit atlet sejak usia sekolah.

Organisasi ini juga menyiapkan jalur pembinaan yang menghubungkan atlet usia dini dengan jenjang profesional.

Selain itu, PBPI Tangsel akan mendorong penerapan sistem leveling pemain, peningkatan kompetensi pelatih, sertifikasi wasit, serta penyelenggaraan kompetisi yang sehat.

PBPI Tangsel juga menyiapkan program One-Door Advocacy untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah, pengelola lapangan, komunitas, pelatih, dan pelaku olahraga.

Program tersebut diarahkan untuk membantu memfasilitasi persoalan perizinan tempat usaha atau venue, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), agar pengembangan lapangan padel berjalan sesuai ketentuan.

“Melalui program One-Door Advocacy, kami ingin membantu membuka komunikasi dan memfasilitasi persoalan perizinan venue, termasuk PBG, agar pertumbuhan padel berjalan tertib dan sesuai aturan,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, PBPI Tangsel akan bersilaturahmi dengan para pengelola lapangan padel dan mempersiapkan kegiatan eksibisi untuk mempererat hubungan antarpelaku olahraga.

Najib menegaskan, pengembangan padel membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan, KONI, dinas terkait, dunia pendidikan, PBPI Banten, PBPI Pusat, hingga mitra usaha.

“Kami ingin Tangsel mengambil bagian dalam memajukan prestasi olahraga Banten, termasuk mendukung kesuksesan PON 2032,” katanya.

Ia berharap Tangsel tidak hanya dikenal karena banyaknya lapangan padel, tetapi juga mampu melahirkan atlet berprestasi melalui pembinaan yang konsisten.

“Kami tidak harus menjadi organisasi yang paling cepat terkenal, tetapi harus menjadi organisasi yang manfaatnya benar-benar dirasakan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Tangsel, Maria Teresa Suhardja, meminta pengurus PBPI membangun komunitas padel yang inklusif dan terbuka bagi berbagai kalangan.

Menurut Maria, olahraga padel tidak hanya menjadi sarana untuk meraih prestasi, tetapi juga dapat mempererat kebersamaan, membangun kedisiplinan, dan mendorong gaya hidup sehat.

“Bapak, Ibu yang hadir pada hari ini harus menciptakan olahraga padel yang inklusif, tidak eksklusif, tapi inklusif. Dan juga menciptakan lingkungan kebersamaan kekeluargaan,” ujarnya.

Maria menilai keberadaan sejumlah lapangan dan atlet yang mulai berprestasi menjadi modal penting bagi Tangsel untuk mengembangkan olahraga padel.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah atlet binaan telah menembus ajang internasional. Capaian tersebut diharapkan dapat memotivasi atlet lainnya untuk meningkatkan kemampuan dan bersaing di level yang lebih tinggi.

“Saya berharap kepercayaan ini menjadi motivasi untuk bekerja sama, menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, dan membawa komunitas ini tumbuh, sehingga atlet-atlet padel di Kota Tangerang Selatan bisa menembus di kancah internasional,” ungkapnya.

Maria memastikan DPRD Tangsel mendukung pengembangan olahraga padel melalui kegiatan PBPI. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mendorong prestasi olahraga daerah. (Idris Ibrahim/Red)

LAINNYA