Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Salurkan Bansos untuk 2.200 KPM

waktu baca 3 menit
Senin, 2 Nov 2026 15:57 56 Nazwa

TANGERANG | TD – Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat upaya perlindungan sosial bagi masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) program Jaminan Sosial Keluarga yang bersumber dari APBD Provinsi Banten. Sebanyak 2.200 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Tangerang mendapatkan bantuan tersebut.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni bersama Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Aula Kantor Kecamatan Rajeg, Senin (2/11/2026).

Dari total 2.200 KPM di Kabupaten Tangerang, sebanyak 300 penerima berasal dari Kecamatan Rajeg. Penyerahan bantuan kepada perwakilan penerima dari wilayah tersebut dilakukan secara simbolis dalam kegiatan yang turut dihadiri jajaran pemerintah daerah.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten atas dukungan yang diberikan melalui program bantuan sosial tersebut. Menurutnya, bantuan ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan dukungan ekonomi.

Ia menilai program Jaminan Sosial Keluarga dari Pemprov Banten memiliki keselarasan dengan program perlindungan sosial yang selama ini dijalankan Pemkab Tangerang. Melalui dukungan tersebut, pemerintah daerah dapat memperluas upaya membantu kelompok masyarakat rentan.

“Ini juga sama dengan program Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kami melengkapi program yang sudah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang juga memberikan bantuan kepada 4.000 masyarakat setiap tahunnya,” ungkap Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan Pemkab Tangerang setiap tahun menyasar sejumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Di antaranya penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), anak yatim, serta janda yang membutuhkan dukungan pemerintah.

Maesyal menegaskan, keberlanjutan program perlindungan sosial menjadi salah satu komitmen pemerintah daerah. Karena itu, Pemkab Tangerang akan terus berupaya meningkatkan jangkauan bantuan dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah.

“Komitmen ini akan terus kita jalankan bersama Pak Gubernur. Mudah-mudahan ke depan, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, jumlah masyarakat yang menerima bantuan bisa terus kita tingkatkan. Di samping itu, kita juga tetap menjalankan pembangunan infrastruktur dan program lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan penyaluran bansos tahap pertama tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia menegaskan, bantuan yang disalurkan harus diterima masyarakat secara utuh tanpa adanya pemotongan. Pemerintah juga berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami pastikan tidak ada satu rupiah pun potongan terhadap bantuan sosial ini. Kami berharap bantuan ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan melaksanakan kegiatan sehari-harinya,” tegas Andra Soni.

Andra Soni menambahkan, program bantuan sosial Pemerintah Provinsi Banten saat ini telah menjangkau lebih dari 16.000 kepala keluarga. Cakupan tersebut direncanakan terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang memenuhi kriteria dapat memperoleh manfaat.

Menurutnya, perluasan program juga membutuhkan dukungan dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta pemerintah pusat. Sinergi antarpemerintah dinilai penting agar pelaksanaan program perlindungan sosial dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Provinsi Banten ke depan berencana untuk terus meningkatkan cakupan jumlah penerima manfaat. Selain itu, penguatan sinergi, baik dengan pemerintah kabupaten/kota maupun pusat, akan terus kami lakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.

Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemkab Tangerang diharapkan dapat memperkuat jangkauan perlindungan sosial, sekaligus membantu masyarakat rentan dalam menghadapi kebutuhan ekonomi sehari-hari. (*)

LAINNYA