Kecamatan Serpong Luncurkan SI-CAMAT, Monitoring Kegiatan dan Anggaran Kini Lewat Dashboard Digital

waktu baca 3 menit
Rabu, 28 Okt 2026 21:51 30 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menghadirkan inovasi digital Sistem Informasi Capaian dan Monitoring Anggaran Kecamatan (SI-CAMAT) untuk memperkuat pengawasan program kerja dan realisasi anggaran.

Melalui sistem ini, perkembangan kegiatan hingga potensi keterlambatan pekerjaan dapat dipantau melalui satu dashboard digital.

Inovasi yang digagas Camat Serpong, Syaifuddin atau akrab disapa Sae, tersebut disosialisasikan di Aula Kantor Kecamatan Serpong, Rabu (28/10/2026).

Sae mengatakan, SI-CAMAT dikembangkan untuk menjawab kendala dalam pemantauan kegiatan dan anggaran, seperti data yang tersebar, pelaporan manual, hingga keterlambatan informasi. Dengan sistem terintegrasi, pimpinan kecamatan diharapkan dapat mengetahui perkembangan program secara lebih cepat dan akurat.

“SI-CAMAT ini kami kembangkan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian kegiatan dan pemantauan realisasi anggaran. Dengan sistem ini, perkembangan kegiatan, capaian kinerja, dan potensi hambatan bisa diketahui lebih cepat sehingga kami dapat menentukan langkah yang diperlukan,” ujar Sae.

Menurutnya, SI-CAMAT bukan sekadar aplikasi untuk menyajikan angka dan grafik. Sistem tersebut juga dirancang sebagai instrumen pengendalian agar setiap kegiatan berjalan sesuai rencana dan permasalahan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti.

Melalui mekanisme yang tersedia, kendala pelaksanaan kegiatan dapat dicatat, ditentukan penanggung jawabnya, serta diberikan batas waktu penyelesaian. Perkembangannya kemudian dipantau secara berkala untuk memastikan setiap persoalan mendapatkan penanganan.

SI-CAMAT juga dilengkapi mekanisme peringatan dini atau early warning system untuk mengidentifikasi potensi keterlambatan pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, kecamatan dapat melakukan evaluasi sebelum hambatan berdampak lebih jauh terhadap pencapaian target.

“Jadi, kami tidak hanya melihat berapa besar anggaran yang sudah direalisasikan, tetapi juga perlu mengetahui kegiatan mana yang berjalan sesuai rencana, mana yang mengalami hambatan, dan tindakan apa yang harus segera dilakukan,” jelasnya.

Sae menambahkan, keberhasilan penerapan sistem tersebut bergantung pada keterlibatan seluruh jajaran Kecamatan Serpong, termasuk pihak kelurahan. Pengumpulan, validasi, dan pembaruan data harus dilakukan secara konsisten agar informasi yang ditampilkan sesuai dengan kondisi terkini.

Ia berharap SI-CAMAT dapat mempercepat pengambilan keputusan, memperkuat koordinasi antarunit kerja, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program maupun penggunaan anggaran.

“Harapannya, SI-CAMAT bisa mendorong perubahan pola kerja. Bukan hanya menyampaikan laporan, tetapi juga aktif mengawal kegiatan, mengevaluasi capaian, dan memastikan setiap kendala mendapatkan tindak lanjut,” ungkapnya.

Sae menegaskan, SI-CAMAT merupakan instrumen pendukung pengendalian manajerial di tingkat kecamatan, bukan pengganti Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) yang menjadi sumber data resmi pengelolaan keuangan daerah.

Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangsel, Chaerudin. Ia menilai SI-CAMAT dapat membantu pimpinan memantau capaian pekerjaan, menganalisis pelaksanaan kegiatan, serta mengukur ketepatan waktu pencapaian target.

“Ini untuk bisa menilai, mengukur, menganalisis apa yang akan kita kerjakan, terutama waktunya. Jadi, kita bisa melihat apakah target realisasi sudah tercapai atau belum,” ujar Chaerudin.

Menurut Chaerudin, sistem tersebut juga memudahkan pihak kecamatan mengetahui perkembangan pekerjaan di tingkat kelurahan. Apabila ditemukan kegiatan yang belum mencapai target, evaluasi dan langkah tindak lanjut dapat segera dilakukan.

Ia menjelaskan, SI-CAMAT merupakan gagasan aksi perubahan yang dikembangkan Sae dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XII Tahun 2026.

Chaerudin berharap inovasi tersebut dapat diterapkan secara optimal dengan dukungan seluruh jajaran Kecamatan Serpong. Konsistensi pengisian data menjadi hal penting agar proses monitoring dan evaluasi berjalan efektif serta menghasilkan informasi yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan.

“Dengan informasi yang akurat dan terkini, kita berharap pengawasan program semakin efektif sehingga tata kelola pemerintahan menjadi lebih responsif, efektif, dan akuntabel,” katanya.

Sosialisasi SI-CAMAT turut dihadiri Kepala Bagian Pemerintahan Kota Tangsel Yusuf Ismail, serta perwakilan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Tangsel. (Idris Ibrahim)

LAINNYA