Bupati Maesyal Rasyid Dorong Pendidikan Akhlak Anak PAUD Lewat Manasik Haji

waktu baca 3 menit
Senin, 19 Okt 2026 13:17 47 Nazwa

TANGERANG | TD — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mendorong penguatan pendidikan akhlak dan karakter anak sejak usia dini melalui kegiatan Tarbiyah Manasik Haji tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.000 anak dan berlangsung di Grand Elhajj Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (19/10/2026).

Maesyal menyambut baik pelaksanaan manasik haji yang dinilai menjadi salah satu sarana untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak sejak dini. Menurutnya, pendidikan anak tidak cukup hanya berorientasi pada kecerdasan, tetapi juga perlu membentuk akhlak mulia sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

“Kami senang dan bahagia bisa hadir di tengah-tengah anak-anakku, calon pemimpin dan generasi penerus, yang ikut melaksanakan manasik haji,” ujar Maesyal dalam sambutannya.

Ia menilai, tantangan pembangunan pada masa mendatang semakin kompleks sehingga generasi penerus perlu dipersiapkan melalui pendidikan yang mampu membentuk karakter, mental, dan spiritual sejak usia dini.

“Tantangan ke depan tidak mudah. Kita ingin anak-anak ini sebagai calon pemimpin di masa yang akan datang tidak hanya cerdas, tetapi juga mempunyai akhlak mulia, salah satunya melalui kegiatan manasik haji seperti ini,” ungkapnya.

Pendidikan Karakter Dimulai Sejak Usia Dini

Maesyal menegaskan, pembangunan Kabupaten Tangerang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga mencakup pembangunan nonfisik, terutama peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, upaya membangun SDM yang unggul perlu dilakukan melalui pendidikan yang berkelanjutan, termasuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik PAUD agar mampu memberikan pembelajaran yang baik kepada anak-anak.

Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah memberikan kesempatan kepada 823 guru PAUD untuk menempuh pendidikan tinggi secara gratis selama dua tahun terakhir.

“Dua tahun sudah kita kuliahkan guru-guru PAUD sebanyak 823 orang secara gratis. Supaya guru-guru PAUD mendapatkan kompetensi, mendapatkan ilmu untuk ditransformasikan kepada anak-anak kita agar mereka nanti bisa cerdas, unggul, mampu bersaing, dan berakhlak mulia,” imbuhnya.

Peningkatan kompetensi tenaga pendidik tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung proses pembelajaran yang berkualitas. Dengan demikian, pendidikan anak usia dini diharapkan tidak hanya membantu perkembangan kemampuan berpikir, tetapi juga menanamkan nilai moral dan keagamaan.

Pemkab Tangerang Rencanakan Tempat Manasik Haji

Untuk mendukung pengenalan ibadah haji kepada anak-anak, Maesyal juga menyampaikan rencana pembangunan tempat manasik haji di Kabupaten Tangerang pada 2027.

Ia meminta dukungan dan doa dari para orang tua, tenaga pendidik, serta masyarakat agar berbagai program pembangunan daerah dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas.

“Doakan saja nanti Pak Kadisdik bersama pihak terkait lainnya untuk merancang tempat manasik di Kabupaten Tangerang. Insyaallah tahun 2027 akan kita bangun untuk anak-anak kita sebagai calon pemimpin di masa akan datang, penerus bangsa,” katanya.

Rencana tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan edukasi keagamaan bagi anak-anak PAUD di Kabupaten Tangerang. Melalui sarana khusus, pengenalan tata cara ibadah haji dapat dilakukan secara lebih terarah dan menjadi bagian dari pembelajaran sejak dini.

Sementara itu, Ketua Forum Komunitas PAUD Kabupaten Tangerang, Muzayanah, mengatakan kegiatan Tarbiyah Manasik Haji 2026 mengusung tema “Langkah Kecil Menuju Baitullah”. Dalam kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan dengan ibadah haji sebagai salah satu rukun Islam, termasuk tahapan dan tata cara pelaksanaannya.

Muzayanah juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tangerang beserta jajaran atas dukungan terhadap kegiatan tersebut dan kepedulian kepada tenaga pendidik PAUD.

Ia berharap kegiatan manasik haji dapat menjadi pengalaman belajar yang bermanfaat bagi anak-anak sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan sejak usia dini. (*)

LAINNYA