Produk Lokal Kota Tangerang Tarik Perhatian Pengunjung Trade Expo Indonesia 2026

waktu baca 4 menit
Kamis, 15 Okt 2026 21:48 239 Redaksi

ADVERTORIAL | TD – Produk unggulan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Tangerang menarik perhatian pengunjung dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, 14–18 Oktober 2026. Melalui booth Pemerintah Kota Tangerang, beragam produk lokal diperkenalkan kepada pengunjung sebagai upaya memperluas jejaring bisnis sekaligus membuka peluang menembus pasar internasional.

Partisipasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DisperindagkopUKM) tersebut menjadi bagian dari komitmen mendorong UMKM dan IKM lokal agar semakin kompetitif di pasar nasional maupun global.

Trade Expo Indonesia merupakan momentum strategis bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, menjajaki kerja sama business-to-business (B2B), serta membangun koneksi dengan calon mitra perdagangan dari berbagai negara.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah yang meninjau langsung booth Pemkot Tangerang mengapresiasi penataan stan dan keberagaman produk unggulan yang ditampilkan.

“Kota Tangerang makin top dengan lokasi pameran strategis dan produk unggulan beragam. Sebagai kota jasa, perdagangan, industri, dan perhubungan, kunci kemajuannya adalah kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, BUMN, BUMD, UMKM, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun kota yang bersih, indah, dan memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan memperluas kesempatan bagi pelaku usaha untuk berkembang.

Hadirkan Empat IKM Unggulan

Kepala Bidang Perdagangan DisperindagkopUKM Kota Tangerang, Muhammad Ali Furqon, menjelaskan bahwa keikutsertaan Pemkot Tangerang dalam TEI 2026 merupakan partisipasi ketiga secara berturut-turut.

Pada tahun ini, Pemkot Tangerang menghadirkan empat IKM unggulan yang memiliki potensi untuk mengembangkan pasar ekspor. Produk-produk tersebut diperkenalkan kepada pengunjung sebagai bagian dari promosi sekaligus penjajakan peluang kerja sama perdagangan.

“Kami menghadirkan empat IKM unggulan Kota Tangerang yang secara kualitas dan kapasitas produk sudah mampu memenuhi standar ekspor, baik melalui pesanan khusus maupun jalur distribusi reguler. Antusiasme pengunjung dari pagi hingga hari ini sangat luar biasa. Produk-produk Kota Tangerang memiliki daya tarik tersendiri yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar,” jelas Ali.

Ia berharap keikutsertaan dalam pameran internasional tersebut dapat meningkatkan eksposur produk lokal sekaligus membuka peluang kemitraan yang mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Kopi SH dan Mesin Roasting Perkenalkan Potensi Lokal

Salah satu pelaku usaha yang memanfaatkan ajang TEI 2026 adalah Maredo Gustam, pemilik Kopi SH dan Mesin Roasting Gustam. Ia membawa produk kopi berbahan 100 persen robusta serta mesin roasting buatan pelaku usaha lokal untuk diperkenalkan kepada pengunjung.

Menurut Maredo, pameran ini menjadi kesempatan untuk memperluas pengenalan produk sekaligus menunjukkan potensi inovasi industri lokal Kota Tangerang.

“Ini peluang luar biasa. Kami membawa Kopi SH yang terbuat dari 100% kopi robusta sebagai ikon Kota Tangerang, serta mesin roasting Gustam buatan asli anak daerah. Kami percaya produk dari Tangerang mampu bersaing dan siap untuk dunia,” ujar Maredo.

Kehadiran produk kopi dan mesin roasting tersebut memperlihatkan keberagaman potensi usaha lokal, mulai dari produk olahan hingga peralatan pendukung industri. Melalui ajang perdagangan internasional, pelaku usaha dapat memperkenalkan karakter produk dan menjajaki peluang pengembangan pasar yang lebih luas.

Find Meera Bidik Pasar Ekspor

Selain produk kopi dan mesin roasting, pelaku ekonomi kreatif Kota Tangerang juga memanfaatkan TEI 2026 untuk memperluas jaringan pemasaran. Pemilik merek Find Meera mengapresiasi fasilitasi dan pembinaan yang diberikan Pemkot Tangerang melalui DisperindagkopUKM.

Ia menuturkan, sejak bergabung dengan Indagkop pada 2024, Find Meera telah memfokuskan pengembangan pasar pada segmen ekspor, termasuk kawasan Afrika.

“Sejak bergabung dengan Indagkop pada 2024, fokus pasar Find Meera memang menyasar pasar ekspor seperti Afrika. Keikutsertaan di TEI sangat membantu keberlanjutan ekonomi usaha kami. Seluruh produk kami merupakan hasil kolaborasi dengan para penjahit dan pegiat ekonomi kreatif di Kota Tangerang. Kami berharap sinergi ini terus berjalan agar sektor kreatif daerah terus berkembang,” ungkapnya.

Kolaborasi dengan penjahit dan pegiat ekonomi kreatif lokal menjadi bagian dari proses produksi Find Meera. Model kerja sama tersebut turut membuka ruang bagi keterlibatan pelaku usaha kreatif daerah dalam rantai produksi dan pengembangan produk.

Partisipasi dalam TEI diharapkan membantu pelaku usaha memperkenalkan produk kepada calon mitra, memahami kebutuhan pasar, serta membangun hubungan bisnis untuk mendukung keberlanjutan usaha.

Perkuat Daya Saing Produk Daerah

Keikutsertaan Pemkot Tangerang dalam Trade Expo Indonesia 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses pemasaran bagi UMKM dan IKM sekaligus memperkenalkan potensi produk lokal kepada pasar internasional.

Melalui DisperindagkopUKM, Pemkot Tangerang terus mendorong promosi produk unggulan, peningkatan kualitas dan standardisasi produk, serta pengembangan jejaring bisnis bagi pelaku usaha.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama perdagangan, memperkuat sektor industri kreatif, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan pameran berskala internasional sebagai ruang promosi dan penjajakan bisnis, produk lokal Kota Tangerang diharapkan semakin dikenal dan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar global. (*)

LAINNYA