Aktris, produser, dan pengusaha muda Prilly Latuconsina menyampaikan materi dengan penuh semangat saat menjadi pembicara dalam Konferensi Siswa-Siswi Tangerang Raya (KONSSIST) 2026 di Ruang Al Amanah, Puspem Kota Tangerang, Sabtu (4/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prilly mengajak para pelajar berani keluar dari zona nyaman untuk mengembangkan potensi diri dan meraih peluang baru. (Foto: Ist) KOTA TANGERANG | TD – Aktris, produser, sekaligus pengusaha muda Prilly Latuconsina mengajak para pelajar di Kota Tangerang untuk berani keluar dari zona nyaman sebagai langkah awal meraih peluang dan mengembangkan potensi diri.
Pesan tersebut disampaikan Prilly saat menjadi pembicara dalam Konferensi Siswa-Siswi Tangerang Raya (KONSSIST) 2026 yang digelar Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK) SMA Negeri 1 Kota Tangerang di Ruang Al Amanah, Puspem Kota Tangerang, Sabtu (4/7/2026).
Dalam sesi talkshow bertema Stepping Outside the Comfort Zone: Where Comfort Ends and Greatness Begins, Prilly membagikan pengalaman pribadinya saat memutuskan mencoba berbagai hal baru hingga akhirnya mampu berkembang sebagai aktris, produser film, dan pelaku usaha.
Menurutnya, keberanian mengambil langkah pertama sering kali membuka peluang yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan.
“Senang sekali ini pertama kalinya aku hadir di KONSSIST. Aku berbagi pengalaman tentang bagaimana dulu berani keluar dari zona nyaman dan mencoba hal-hal baru yang belum pernah aku lakukan,” ujar Prilly.
Ia mengaku, setiap keputusan untuk keluar dari rutinitas dan menghadapi tantangan baru menjadi titik penting dalam perjalanan kariernya.
“Ternyata, dari keberanian itu banyak kesempatan yang datang. Jadi jangan takut memulai, karena kita tidak pernah tahu peluang apa yang sedang menunggu di depan,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Prilly juga mengingatkan para pelajar agar tidak mudah membandingkan perjalanan hidup dengan apa yang ditampilkan di media sosial. Menurutnya, setiap orang memiliki proses dan waktu sukses yang berbeda.
KONSSIST 2026 diikuti sebanyak 88 pelajar dari 15 SMA, SMK, dan MA di Kota Tangerang. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar di luar kelas untuk mendorong peserta mengembangkan kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta memperluas jejaring antarpelajar.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Kota Tangerang, Dini Febriyasiana Andriyani, mengatakan kegiatan semacam ini penting untuk membentuk karakter siswa sekaligus melatih kemampuan berinteraksi secara langsung di era digital.
“Kegiatan seperti ini sangat penting karena siswa tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga belajar berkomunikasi, bekerja sama, memperluas jaringan pertemanan, dan membiasakan diri berinteraksi secara langsung di tengah tingginya penggunaan gawai saat ini,” ungkap Dini.
Sementara itu, Ketua Pelaksana KONSSIST 2026, Kanesha Syahquita, menjelaskan tema konferensi tahun ini dipilih karena masih banyak pelajar yang memiliki keinginan untuk berkembang, tetapi belum berani mengambil langkah pertama.
Melalui seminar, talkshow, diskusi kelompok, permainan edukatif, hingga sesi networking, panitia berharap peserta memperoleh pengalaman baru yang mampu mendorong mereka menjadi pribadi yang lebih percaya diri, adaptif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. (*)