May Day 2026, Andra Soni Siap Tindak Tegas Praktik Percaloan di Industri

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Mei 2026 11:42 56 Nazwa

SERANG | TD — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik percaloan dalam rekrutmen tenaga kerja di sektor industri. Penegasan itu disampaikan bertepatan dengan momentum peringatan May Day 2026 yang dinilai menjadi saat tepat untuk memperjuangkan keadilan bagi para pekerja.

“Percaloan itu adalah kejahatan. Kami bersama Bapak Kapolda Banten sepakat untuk menindak siapa pun yang terlibat,” tegas Andra Soni saat menghadiri peringatan May Day yang diselenggarakan Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang di Lapangan PT Samator, Kawasan Modern Cikande, Minggu (3/5/2026).

Menurutnya, praktik percaloan tenaga kerja masih menjadi persoalan serius yang meresahkan masyarakat, khususnya para pencari kerja. Meski diakui tidak mudah dalam pembuktiannya, Andra memastikan pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap praktik yang merugikan tersebut.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk serikat pekerja dan pelaku industri, untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi percaloan dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

“Kalau menemukan praktik percaloan, segera laporkan ke Aparat Penegak Hukum. Aduan masyarakat menjadi bagian penting untuk kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Andra menegaskan, upaya pemberantasan percaloan membutuhkan kerja sama lintas sektor. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat sinergi dengan Polda Banten, Forkopimda, serta pemerintah kabupaten/kota guna memastikan penegakan hukum berjalan efektif dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

Ia juga menyoroti bahwa praktik percaloan kerap melibatkan banyak pihak dan tidak berdiri sendiri, sehingga penanganannya harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan.

“Ibu Bupati sudah membentuk Satgas, dan di tingkat provinsi kami juga telah membentuk desk ketenagakerjaan yang melibatkan unsur kepolisian,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andra juga menyinggung sejumlah rekomendasi Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam peringatan puncak May Day di Jakarta. Ia memastikan, rekomendasi tersebut akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah berharap peringatan May Day tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkuat iklim industri yang sehat dan kondusif.

“Kami sudah memiliki Satgas Pungli dan telah melakukan penindakan. Ke depan, ini akan terus kami tingkatkan agar praktik percaloan bisa diminimalisir,” katanya.

Ketua ASPSB Kabupaten Serang Asep Saefullah juga mendesak pemerintah daerah untuk lebih serius dalam memberantas praktik percaloan dan pungutan liar yang masih terjadi di berbagai sektor industri.

“Praktik ini sudah berlangsung lama dan sangat meresahkan. Kami berharap ada langkah nyata dan tegas dari pemerintah,” ujarnya.

Peringatan May Day 2026 di Kawasan Modern Cikande pun menjadi ajang penyampaian aspirasi buruh sekaligus penguatan komitmen bersama antara pemerintah, aparat, dan pekerja dalam menciptakan sistem ketenagakerjaan yang adil, transparan, dan bebas dari praktik percaloan. (*)

LAINNYA