Moment kebersamaan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, saat menghadiri acara Berkah Ramadan di Pusbatara. Sinergi dan kolaborasi yang terus terjalin demi kemajuan dan pelestarian budaya serta lingkungan. (Foto: Ist)TANGERANG | TD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, menghadiri acara Berkah Ramadan yang diselenggarakan oleh Pusat Budaya Alam Nusantara (Pusbatara) di Desa Cirarab, Kecamatan Legok, pada 14 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Pusbatara atas terselenggaranya kegiatan ini, terutama di bulan suci Ramadan 1447 H.
“Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan terima kasih kepada pengelola Pusbatara atas perhatian dan kerja samanya dengan masyarakat,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, Pusbatara diharapkan dapat rutin menyelenggarakan kegiatan berbasis alam, seni, dan kearifan lokal dengan melibatkan warga sekitar. Keterlibatan masyarakat, menurutnya, penting untuk memberikan edukasi tentang lingkungan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap seni, budaya, dan kearifan lokal.
“Ke depannya, kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan juga bisa dikembangkan di sini. Dari sisi pendidikan, masyarakat dapat belajar bagaimana hidup selaras dengan alam, mencintai, merawat, dan memanfaatkan sumber daya alam dengan bijak,” jelasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya kesehatan melalui lingkungan yang bersih dan asri di Pusbatara. “Jika alam dan lingkungannya terjaga, udara menjadi segar, dan ini berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap sinergi antara Pusbatara dan masyarakat bisa terus diperkuat sehingga dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain, baik dalam hal kepedulian sosial, lingkungan, maupun pelestarian kearifan lokal.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Banten untuk bekerja sama dengan Pusbatara sebagai organisasi nirlaba yang fokus pada konservasi alam dan harmonisasi manusia dengan lingkungan.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat dikembangkan serta dikolaborasikan dengan pemerintah daerah. Baik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten siap mendukung,” ujar Gubernur.
Ia juga menyoroti nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatan Berkah Ramadan, yaitu kepedulian, empati, dan kebersamaan dalam membangun hubungan antarwarga.
“Terima kasih dan apresiasi kepada para penggagas Pusbatara. Kegiatan ini mengajarkan pentingnya peduli, empati, dan kebersamaan dalam bermasyarakat,” tutupnya. (*)