Ilustrasi konsep pelestarian lingkungan hidup, menampilkan pohon hijau yang tumbuh di atas bumi sebagai simbol keseimbangan alam dan keberlanjutan. (Foto: Ist)PRISMA | TD – Kualitas lingkungan hidup menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat kenyamanan dan kesehatan masyarakat di suatu daerah. Peningkatan jumlah penduduk serta aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan membawa dampak terhadap produksi sampah, polusi udara, dan berkurangnya ruang hijau. Dalam menghadapi tantangan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) hadir sebagai institusi pemerintah yang memiliki tanggung jawab strategis dalam mengelola dan melindungi lingkungan.

Sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik, masyarakat dapat melihat susunan organisasi dan pembagian tugas DLH melalui laman resmi https://dlhkotasingkawang.org/struktur/
Informasi ini memberikan gambaran mengenai bagaimana pengelolaan lingkungan dijalankan secara sistematis dan terkoordinasi oleh pemerintah daerah.
Di daerah seperti Kota Singkawang, keberadaan DLH sangat penting dalam memastikan pembangunan kota berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.
Dinas Lingkungan Hidup berfungsi sebagai perumus kebijakan sekaligus pelaksana program lingkungan di tingkat daerah. DLH bertugas memastikan bahwa setiap aktivitas pembangunan tidak menimbulkan dampak negatif yang merugikan masyarakat maupun ekosistem.
Beberapa peran utama DLH antara lain:
Melalui peran tersebut, DLH menjadi institusi yang langsung berhubungan dengan kualitas hidup masyarakat sehari-hari.
Keberhasilan pengelolaan lingkungan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat. Oleh karena itu, DLH mendorong berbagai program berbasis partisipasi publik agar kesadaran lingkungan tumbuh dari tingkat komunitas.
Program yang sering dijalankan meliputi:
Pendekatan ini bertujuan membangun rasa tanggung jawab bersama sehingga masyarakat menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar objek kebijakan.
Selain program teknis, kekuatan DLH juga ditentukan oleh kelembagaan yang efektif. Struktur organisasi yang jelas membantu memastikan setiap bidang menjalankan tugasnya secara optimal, mulai dari perencanaan hingga pengawasan.
Kelembagaan yang kuat memberikan manfaat seperti:
Dengan sistem kelembagaan yang baik, DLH dapat merespons berbagai persoalan lingkungan secara lebih cepat dan efisien.
Dinas Lingkungan Hidup memiliki peranan penting dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Melalui pengawasan, edukasi, serta kolaborasi dengan masyarakat, DLH mampu menjadi penggerak utama terciptanya kota yang bersih, sehat, dan nyaman. Ke depan, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan semakin kuat agar lingkungan tetap terjaga untuk generasi mendatang. (*)