Marzukoh Masail Miskah, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang.OPINI | TD – Membangun minat anak pada bahasa Inggris sejak dini sangat penting untuk masa depan mereka. Anak yang belajar bahasa inggris biasanya lebih awal cenderung memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dan percaya diri. Dengan menggunakan metode yang menyenangkan, seperti permainan, lagu, dan cerita, kita dapat menumbuhkan kecintaan mereka terhadap bahasa ini, membuka banyak peluang dan pengalaman berharga di dunia global! Pembelajaran bahasa inggris sejak dini membentuk dasar yang kuat untuk Pendidikan selanjutnya. Anak-anak yang terpapar bahasa Inggris lebih awal mudah beradaptasi dengan lingkungan internasional dan memiliki akses lebih besar terhadap informasi, meningkatkan peluang karier dan kehidupan yang lebih baik dimasa depan.
Di era global, kemampuan berbahasa sangat penting. Anak-anak yang belajar sejak dini tidak hanya lebih mudah berkomunikasi, tetapi juga lebih percaya diri. Masa balita hingga sekolah dasar adalah waktu terbaik untuk mengenalkan bahasa baru, karena pada masa ini otak mereka sangat mudah menyerap informasi. Sayangnya banyak anak yang kurang berminat untuk belajar, lebih tertarik pada game atau video. Dengan mengajak berbicara dalam berbagai bahasa, membaca buku cerita, atau menyanyikan lagu, minat mereka bisa tumbuh, tentu dalam keadaan seperti ini orang tua dan guru berperan penting dalam membuat pembelajaran bahasa inggris terasa lebih menyenangkan.
Namun, terdapat banyak tantangan dalam menumbuhkan minat berbahasa. Karena Anak-anak saat ini lebih suka bermain game atau menonton video daripada belajar bahasa. Survei menunjukan bahwa anak lebih tertarik untuk menonton youtube daripada membaca buku. Selain itu, sistem Pendidikan seringkali lebih fokus pada hafalan daripada pengalaman belajar yang menyenangkan. Banyak orang tua juga lebih memilih antara bahasa ibu dan bahasa asing, sehingga mengabaikan pentingnya kedua bahasa tersebut. Jika masalah ini tidak diatasi, maka anak-anak bisa mengalami kesulitan dalam berkomunikasi di masa yang akan mendatang.
Selain itu, membangun minat anak pada bahasa Inggris sejak dini sangat penting untuk masa depan mereka. Penelitian menunjukan bahwa anak-anak yang belajar bahasa kedua sebelum usia 7 tahun memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik. Misalnya, di Swedia dan Finlandia, anak-anak mulai belajar bahasa inggris. Hal ini membuka banyak peluang di dunia kerja dan Pendidikan yang lebih baik.
Perbandingan antara Finlandia dan Indonesia menunjukan perbedaan yang cukup jelas. Di Finlandia, anak-anak mulai belajar bahasa asing sejak usia 1 tahun dengan cara bermain. Sehingga, tidak jarang banyak siswa SD yang sudah mahir menggunakan dua bahasa. Sementara di Indonesia, pembelajaran bahasa asing baru di mulai di tingkat SMP, dan hanya beberapa persen siswa yang berhasil menguasai bahasa Inggris. Di Jerman, metode pembelajaran berbasis cerita terbukti meningkatkan kemampuan bercerita anak hingga beberapa persen lebih baik di bandingkan metode biasa. Ini menunjukkan bahwa pendekatan yang lebih awal dan menyenangkan sangat efektif dalam membangun minat bahasa
Selain itu, anak-anak yang terpapar bahasa Inggris lebih awal cenderung lebih percaya diri dalam berkomunikasi. Ketika besar mereka dapat berinteraksi dengan teman-teman dari berbagai negara dan memahami budaya yang berbeda. Hal seperti ini sangat penting di era globalisasi saat ini.
Namun, ada beberapa pandangan yang menyatakan bahwa fokus pada bahasa Inggris dapat membuat bahasa ibu dan anak terabaikan. Meskipun penting untuk menjaga bahasa lokal, penelitian oleh Bialystok (Bilingualism in development: language, literacy, and cognition, 2001), menunjukan bahwa bilingualism justru meningkatkan kemampuan kognitif dan tidak mengganggu penguasaan bahasa ibu.
Selain itu, sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Child Language (2001) menyatakan bahwa anak yang dibacakan cerita sebanyak tiga kali dalam seminggu sejak bayi memiliki kosakata 20% lebih banyak pada usia tiga tahun. Penelitian ini menunjukkan bahwa stimulasi bahasa yang konsisten dan berkualitas sangat penting untuk perkembangan bahasa anak.
Tidak hanya itu, paparan bahasa yang beragam melalui cerita dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan berpikir kritis. Dengan memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan, orang tua dan pendidik dapat membantu anak-anak membangun fondasi bahasa yang kuat. Hal ini menegaskan bahwa intervensi dini dalam pembelajaran bahasa dapat memberikan dampak positif yang signifikan pada perkembangan kognitif anak.
Dengan demikian, membangun minat anak pada bahasa Inggris sejak dini tidak hanya membantu mereka berkomunikasi lebih baik, tetapi juga memperkaya kemampuan berpikir mereka. Ini menjadikan pendapat tentang pentingnya belajar bahasa inggris sejak kecil sangat relevan di dunia yang semakin terhubung saat ini.
Namun, terdapat saran dan solusi yang dapat digunakan untuk membangun minat anak pada bahasa inggris, yaitu orang tua dan guru dapat menggunakan metode yang menyenangkan. Misalnya, mereka bisa mengajak anak bermain permainan bahasa, menyanyikan lagu-lagu berbahasa inggris, atau membaca cerita menarik.

Ilustrasi Tambahan. (Foto: Freepik)
Lalu, menciptakan lingkungan yang mendukung, seperti menonton film atau kartun berbahasa inggris, juga dapat sangat membantu.Penting juga untuk memberikan pujian dan dorongan ketika anak belajar. Dengan cara ini, anak akan merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus belajar. Menggabungkan pembelajaran bahasa inggris dengan aktivitas sehari-hari akan membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan efektif.
Selain itu, orang tua dan guru perlu menciptakan lingkungan yang mendukung. Pertama, ajak anak berbicara dalam berbagai bahasa secara rutin, baik di rumah maupun di sekolah. Kedua, bacakan buku cerita yang menarik dan beragam, serta gunakan permainan edukatif yang melibatkan bahasa. Ketiga, dorong anak untuk menonton film atau mendengarkan lagu dalam bahasa yang ingin dipelajari. Selain itu, program pelatihan untuk guru dan orang tua tentang metode pengajaran yang menyenangkan juga penting. Dengan pendekatan yang tepat, kita dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap bahasa dan meningkatkan kemampuan komunikasi di masa depan.
Kesimpulannya, membangun minat anak terhadap bahasa Inggris sejak dini merupakan langkah penting untuk mempersiapkan masa depan mereka. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan kreatif, proses belajar tidak lagi menjadi beban, melainkan pengalaman yang seru dan penuh makna. Di era yang semakin terhubung secara global, kemampuan berbahasa Inggris menjadi bekal penting agar anak-anak kita siap bersaing dan beradaptasi.
Maka, mari kita dukung mereka belajar dengan cara yang menyenangkan dan penuh semangat. Ingat, setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan berdampak besar pada kepercayaan diri dan kemampuan mereka di masa depan. Yuk, mulai dari sekarang! Berikan mereka ruang untuk tumbuh, belajar, dan berkembang—karena masa depan mereka ada di tangan kita.
Penulis: Marzukoh Masail Miskah (Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang)
Editor: Nazwa