Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi bersama Kepala Bappeda Sutoto dan perwakilan dari berbagai sektor dalam rangka memperkuat sinergi Pemerintah dengan dunia usaha, perguruan tinggi, dan komunitas masyarakat, Kamis (27/11/2025). (Foto: Ist)
PANDEGLANG | TD — Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menegaskan bahwa penguatan kemitraan inovasi lintas sektor menjadi salah satu strategi penting untuk menekan angka kemiskinan dan mendorong pemerataan pembangunan di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kemitraan inovasi lintas sektor merupakan bagian dari kerja bersama untuk meningkatkan layanan dasar, menekan angka kemiskinan, mengurangi pengangguran, sekaligus mendorong transformasi ekonomi,” ujar Iing dalam sambutannya di Aula BPKD Pandeglang, Kamis (27/11/2025).
Iing menilai potensi besar Kabupaten Pandeglang tidak akan berkembang optimal tanpa keberanian berinovasi dan memperluas kolaborasi antar pihak.
“Setiap keterbatasan bukanlah penghalang, melainkan bahan untuk berpikir lebih kreatif dan inovatif,” ucapnya.
Ia juga menegaskan tiga komitmen utama Pemerintah Daerah: keterbukaan, kolaborasi, serta akselerasi berbagai program melalui quick wins yang memiliki indikator keberhasilan jelas.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Pandeglang, Sutoto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat sinergi Pemerintah dengan dunia usaha, perguruan tinggi, dan komunitas masyarakat.
“Kami ingin memastikan kemitraan ini terintegrasi dalam perencanaan dan penganggaran RPJMD 2025–2029, dengan target terbentuknya daftar inisiatif lintas sektor serta tumbuhnya jejaring inovasi daerah yang berkelanjutan,” jelasnya. (Iman)