TANGERANG |TD – Pemerintah Kota Tangerang telah sejak Juni 2022 berupaya melakukan penataan ulang atau revitalisasi Situ Cipondoh dengan melibatkan swasta, yakni PT Legenda Bukit Konstruksi sebagai pemenang tender.
Saat itu, Ketua Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan bahwa Situ Cipondoh akan dilengkapi dengan jogging tracking sepanjang 350 meter dan pembuatan floating market atau pasar terapung.
Nilai investasi revitalisasi Situ Cipondoh sebesar Rp24,2 miliar rencananya akan selesai Desember lalu.
“Kami ingin Situ Cipondoh nantinya bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat tidak mengenal strata sosial, dan tidak dipungut biaya, sehingga betul-betul menjadi ruang terbuka publik atau ruang terbuka hijau sebagai wisata ekologis,” ungkap Arlan.
Sebenarnya Banten mempunyai banyak situ, tetapi hanya 2 buah situ yang sudah dibuatkan sertifikat kepemilikan daerah. Yaitu Situ Cipondoh dan Situ Gede.
Kepemilikan sah atas situ tentu menjadi dasar bagi pemanfaatan lahan di atasnya. Jika setiap situ dapat disertifikasi dan dikelola dengan baik oleh pemerintah, tentunya dapat menambah sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar.
Situ Cipondoh seluas 126 hektare ini nanti dimaksudkan menjadi ruang publik dan area kuliner yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM yang berada di Kota Tangerang.
Kini, Situ Cipondoh tahap pembangunannya sudah mencapai 80%. Dari jauh tampak keindahan arsitekturnya. Mirip dengan Gedung Opera di Sidney, Australia, konstruksi bangunan pasar terapung di Situ Cipondoh banyak menuai pujian dari warganet. Warganet yang ada di Tangerang pun tak sabar untuk menunggu saat pembukaan Situ Cipondoh jika sudah selesai direvitalisasi.
Akun Facebook About Tangerang mengatakan pada postingannya jika Situ Cipondoh akan dibuka pekan depan.