Aparatur Sipil Negara (ASN) dari tujuh kecamatan dan 54 kelurahan se-Kota Tangsel berfoto bersama usai mengikuti pembukaan Silaturahmi Cup 2026, turnamen tenis meja yang digelar sebagai perekat keakraban dan ajang pengisi ulang energi di awal tahun. Kegiatan ini direncanakan akan menjadi agenda rutin tahunan untuk meningkatkan soliditas ASN. (Foto: Ist)KOTA TANGSEL | TD – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengapresiasi pelaksanaan Silaturahmi Cup 2026, turnamen tenis meja antar kecamatan dan kelurahan se-Kota Tangsel yang digelar di Aula Kecamatan Setu, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini dinilai menjadi ajang perekat kebersamaan aparatur sipil negara (ASN) di awal tahun.
Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo mengatakan, Silaturahmi Cup merupakan momentum positif untuk membangun suasana keakraban di tengah padatnya tugas pelayanan publik.
“Ke depan, Silaturahmi Cup akan digelar secara bergilir di seluruh kecamatan. Setelah Setu, kecamatan lain akan menjadi tuan rumah. Tujuannya mempererat silaturahmi antar camat, lurah, dan ASN kewilayahan,” ujarnya.
Menurut Bambang, kegiatan olahraga semacam ini menjadi ruang jeda yang sehat bagi ASN untuk mengisi ulang energi, tanpa mengesampingkan tanggung jawab utama sebagai pelayan masyarakat. Justru dengan kebersamaan yang terbangun, ASN diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pelayanan di tahun 2026.
Ia juga menegaskan bahwa turnamen ini lahir dari inisiatif para camat dengan konsep sederhana namun bermakna, serta tidak menguras anggaran. Pemilihan cabang olahraga tenis meja dinilai tepat karena mudah, aman, dan dapat diikuti semua kalangan.
“Kegiatan seperti ini perlu terus dilanjutkan, bahkan dikembangkan dengan skala yang lebih besar dan lokasi yang berbeda, seiring komitmen meningkatkan soliditas ASN di Tangsel,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Silaturahmi Cup, Adhi Mustofa, mengatakan turnamen tenis meja antar kecamatan ini merupakan yang pertama kali digelar di Kota Tangsel. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antar kelurahan dan kecamatan di awal tahun.
“Ini pertama kali kita gelar. Tujuannya sederhana, memperkuat hubungan dan persaudaraan antar pegawai kelurahan dan kecamatan se-Tangsel,” katanya.
Turnamen ini diikuti 72 peserta dari tujuh kecamatan dan 54 kelurahan. Setiap kelurahan mengirimkan satu tim, sementara masing-masing kecamatan mengirimkan dua tim. Selain itu, terdapat satu tim tamu dari Kopingho, yang pembinanya juga Sekda Kota Tangsel dan turut ambil bagian sebagai peserta.
Pertandingan berlangsung selama satu hari dan digelar di lima arena secara bersamaan. Seluruh rangkaian pertandingan, mulai dari babak awal hingga final serta pembagian hadiah, ditargetkan rampung pada hari yang sama.
Untuk menambah semangat peserta, panitia menyiapkan hadiah uang pembinaan serta berbagai doorprize seperti kulkas, kompor gas, dan dispenser. Namun, Adhi menegaskan bahwa hadiah bukan tujuan utama kegiatan ini.
“Yang paling penting adalah silaturahminya. Hadiah hanya sebagai penyemangat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Silaturahmi Cup direncanakan menjadi agenda rutin tahunan sekaligus bagian dari pembinaan cabang olahraga tenis meja di Kota Tangerang Selatan. Ke depan, panitia juga menyiapkan turnamen tenis meja antar organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai lanjutan kegiatan.
“Tenis meja dipilih karena sederhana, efisien, minim risiko, tetapi tetap seru dan kompetitif,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)