hpn2024
BeritaEkbisKulinerUMKM

Selai, Olahan Buah Berpeluang Cuan untuk UMKM

179
×

Selai, Olahan Buah Berpeluang Cuan untuk UMKM

Sebarkan artikel ini
Berbagai macam selai buah dapat menjadi peluang usaha olahan buah yang bagus. (Pixabay @silviarita)
Bagikan:

UMKM | TD – Salah satu olahan buah yang selalu dibutuhkan oleh pasar adalah selai buah. Beragam rasa selai buah diperlukan untuk menyemarakkan sajian roti dan resep kue, misalnya roti bakar isi selai dan kue nastar keranjang.

Sebenarnya, mengolah selai bukan hal yang sulit. Proses yang mudah ini dapat menjadi salah satu daya tarik bagi mereka yang ingin memulai usaha.

Dalam analisa usaha pun, usaha selai terbilang cukup menguntungkan. Nilai jual selai akan melipatkan keuntungan hingga 50% dari harga produksi.

Berikut ini cara membuat selai secara umum yang dapat diaplikasikan dalam usaha kecil.

Selai Buah

Buah-buahan yang dapat digunakan dalam proses pembuatan selai, antara lain nanas, strawberi, dan kacang, mangga, kweni, sirsak, dan nangka.

Bahan yang Perlu Disediakan

1. Buah yang cukup matang.
2. Pektin.
3. Gula pasir.
4. Air bersih.
5. Asam sitrat.

Alat yang Perlu Disediakan

1. Wajan pemasak.
2. Kompor.
3. Blender/food processor.
4. Pisau.
5. Pengaduk/sutil.
6. Baskom.
7. Botol kaca/ botol plastik PET, lengkap dengan alumunium sealer, dan tutup.

Cara Membuat Selai Buah

1. Kupas buah, cuci, dan potong kecil-kecil untuk kemudian dilumatkan dengan blender/food processor.

2. Masukkan buah yang sudah halus ke dalam wajan pemasak dengan ditambahkan pektin dengan kadar 2 hingga 5% dari keseluruhan bobot buah.

3. Panaskan wajan pada suhu 80 hingga 90 derajat Celsius dengan api sedang. Selain menjaga suhu, aduk terus-menerus adonan selai hingga mengental.

4. Pada saat mulai mengantal, tambahkan asam sitrat sebanyak 1% dari bobot buah yang digunakan.

5. Tambahkan juga gula pasir dengan perbandingan gula dan buah 7:10.

6. Pemasakan dihentikan saat kekentalan selai telah cukup. Untuk mengujinya, teteskan selai ke dalam air dingin. Bila selai menyebar, berarti selai belum cukup kental.

7. Pengemasan selai dilakukan sesegera mungkin setelah selai selesai dibuat. Lakukan menggunakan wadah yang sudah diterilkan, misalnya dengan mencelupkannya di air panas. Sterilisasi dilakukan sekali lagi setelah penutupan kemasan, dengan cara memanaskannya atau mencelupkan botol selai yang sudah tertutup rapat ke dalam air panas.

Demikianlah menariknya peluang usaha selai buah dan cara pembuatannya. (Pat)

Bagikan: