Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid (tengah) didampingi Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah (kanan) dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja (kiri) saat memaparkan capaian kinerja satu tahun kepemimpinan kepada wartawan di Pondopo Bupati Tangerang, Selasa, 10 Maret 2026. (Foto: Ist)TANGERANG | TD — Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memaparkan berbagai capaian pembangunan Kabupaten Tangerang kepada para wartawan. Paparan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang digelar di Pondopo Bupati Tangerang, Selasa (10/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Maesyal didampingi Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah serta Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan perkembangan pembangunan daerah selama setahun terakhir kepada publik melalui media.
Maesyal menjelaskan, sejumlah indikator pembangunan daerah menunjukkan tren positif. Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang meningkat dari 5 persen pada 2024 menjadi 5,27 persen pada 2025. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami kenaikan dari 76,19 menjadi 76,74.
Selain itu, kualitas hidup masyarakat juga terus membaik. Usia harapan hidup meningkat dari 75,34 tahun menjadi 75,63 tahun. Tingkat pengangguran terbuka turun dari 6,06 persen menjadi 5,94 persen, angka kemiskinan menurun dari 6,55 persen menjadi 6,42 persen, serta prevalensi stunting berhasil ditekan dari 7,7 persen menjadi 6 persen.
Di sektor pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong digitalisasi layanan kependudukan di seluruh kecamatan. Selain itu, Gerai Pelayanan Publik telah beroperasi di Mall Ciputra dan Intermoda BSD, sementara Mal Pelayanan Publik di Pasar Kemis tengah dipersiapkan untuk segera hadir.
Pemerintah daerah juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui pengangkatan aparatur sipil negara dan tenaga PPPK, serta menyediakan mobile training unit untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat usia produktif.
Dalam bidang ekonomi kerakyatan, berbagai program dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di antaranya penyaluran bantuan pangan bagi keluarga miskin ekstrem, pembentukan desa mandiri pangan, serta pendampingan ratusan UMKM.
Di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) hingga lebih dari 100 persen penduduk. Pemerintah daerah turut menambah puluhan unit ambulans serta merehabilitasi sejumlah puskesmas guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Sementara di bidang pendidikan, program sekolah swasta gratis telah menjangkau puluhan sekolah dengan puluhan ribu siswa sebagai penerima manfaat. Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah serta para guru PAUD.
Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan, di antaranya pembangunan jalan baru, rekonstruksi dan rehabilitasi jalan, pembangunan jembatan, serta penguatan sistem pengendalian banjir di sejumlah wilayah.
Selain capaian pembangunan, Kabupaten Tangerang juga meraih berbagai prestasi di tingkat nasional maupun provinsi, termasuk kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk ke-17 kali berturut-turut.
Melalui paparan tersebut, Maesyal menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. (*)