RAPI Kabupaten Tangerang Didorong Jadi Mitra Informasi Kedaruratan yang Cepat dan Responsif

waktu baca 2 menit
Minggu, 18 Okt 2026 19:16 41 Nazwa

TANGERANG | TD — Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 3004 Kabupaten Tangerang didorong untuk memperkuat perannya sebagai mitra penyebaran informasi kedaruratan yang cepat dan responsif bagi masyarakat. Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi dengan berbagai instansi agar informasi dalam situasi darurat dapat tersampaikan secara efektif.

Hal itu disampaikan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat membuka Bimbingan Organisasi Akbar (BO Akbar) RAPI Wilayah 3004 Kabupaten Tangerang Tahun 2026, Minggu (18/10/2026).

Maesyal menekankan pentingnya memperkuat kemitraan antara RAPI dan instansi terkait, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), TNI, Polri, hingga lembaga lainnya.

Menurutnya, sinergi lintas instansi diperlukan untuk membangun jejaring informasi dini kedaruratan yang mampu mendukung penyampaian informasi secara cepat dan tepat kepada masyarakat.

“Saya harap RAPI Kabupaten Tangerang terus memperkuat kemitraan dengan BPBD, Dinas Kominfo, TNI, Polri, dan instansi terkait dalam membangun jejaring informasi dini kedaruratan yang cepat dan responsif bagi masyarakat,” ujar Maesyal.

Perkuat Kolaborasi Lintas Instansi

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. Melalui koordinasi yang baik, informasi yang dibutuhkan dapat diteruskan secara lebih efektif kepada pihak-pihak terkait.

Dalam konteks ini, keberadaan RAPI diharapkan dapat mendukung komunikasi dan pertukaran informasi, terutama ketika masyarakat membutuhkan informasi kedaruratan secara cepat.

Penguatan kemitraan juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan kerja yang lebih solid antara organisasi dan instansi yang memiliki peran dalam penanganan keadaan darurat.

BO Akbar Jadi Momentum Penguatan Organisasi

Maesyal mengapresiasi pelaksanaan BO Akbar RAPI Kabupaten Tangerang yang diikuti sekitar 300 hingga 400 peserta. Tingginya partisipasi tersebut dinilai menunjukkan antusiasme anggota dalam mengembangkan organisasi.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan anggota dalam menjalankan peran organisasi, termasuk mendukung komunikasi kedaruratan.

Penguatan kapasitas anggota dinilai penting agar RAPI dapat terus berkontribusi melalui komunikasi yang tertib, koordinasi yang baik, serta kesiapan membantu masyarakat ketika dibutuhkan.

Anggota RAPI Diminta Siap Membantu Masyarakat

Selain memperkuat kerja sama dengan instansi terkait, Maesyal mengingatkan anggota RAPI agar menjaga profesionalitas dan integritas dalam menjalankan aktivitas organisasi.

Ia juga meminta seluruh anggota untuk tetap mengedepankan sikap santun dalam berkomunikasi serta memberikan bantuan kepada masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang.

“Jaga nama baik organisasi, santun dalam berkomunikasi, siap menolong dan membawa kedamaian, baik di udara maupun di darat,” pesannya.

Melalui BO Akbar 2026, RAPI Kabupaten Tangerang diharapkan dapat terus meningkatkan kapasitas organisasi dan memperkuat kemitraan lintas instansi, sehingga kontribusinya dalam mendukung penyebaran informasi kedaruratan dapat berjalan lebih optimal. (*)

LAINNYA