KOTA TANGSEL | TD – Polsek Ciputat Timur (Ciptim) tengah mengamankan sebanyak enam pelajar di stasiun Jombang yang diduga hendak ikut demo di Jakarta. Pada, 28 Agustus 2025.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq melakukan penyekatan di 13 titik strategis untuk mencegah pelajar berangkat ke Jakarta mengikuti aksi unjuk rasa. Penyekatan dilakukan di stasiun, jalur lintas utama, hingga sekolah-sekolah,
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya pencegahan agar pelajar tidak terprovokasi dan ikut dalam aksi yang berpotensi menimbulkan kericuhan.
“Yang kita sekat adalah kelompok pelajar agar tidak ikut-ikutan. Mereka tidak tahu hanya untuk membuat onar saja. Ini langkah antisipasi agar tidak terjadi keonaran,” ujarnya.
Dari hasil patroli, polisi mengamankan enam pelajar yang diduga hendak berangkat ke Jakarta melalui Stasiun Jombang.
“Di Stasiun Jombang kami sudah amankan enam orang. Fokus utama kami ada di tiga stasiun di wilayah hukum Polsek Ciputat Timur, yaitu Stasiun Sudimara, Jurangmangu, dan Pondok Ranji,” jelasnya.
Selain di stasiun, polisi juga melakukan penjagaan di sejumlah jalur lintas menuju Jakarta serta titik rawan lainnya.Tidak hanya penyekatan fisik, Polsek Ciputat Timur juga menggandeng kepala sekolah dan guru di beberapa sekolah untuk melakukan mitigasi dan pembinaan terhadap para siswa.
“Kami bekerja sama dengan pihak sekolah di tiga sekolah besar. Selain itu, penyekatan juga dilakukan di jalur lintas menuju Jakarta. Total ada 84 personel yang kami kerahkan dengan pendekatan humanis,” tambahnya.
Dalam keterangan yang diterima, penyekatan massa pelajar SMP SMA STM SMK, dilaksanakan dibeberapa titik diantaranya :