Warga Korban Banjir Kampung Gaga Geruduk Rumah Kades

Puluhan warga yang didominasi kaum perempuan mendatangi rumah Kepala Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu 24 April 2022.
Puluhan warga yang didominasi kaum perempuan mendatangi rumah Kepala Desa Tanjung Pasir, Minggu 24 April 2022. Mereka mengeluhkan kondisi banjir di kampung Gaga yang tak kunjung surut. (Foto : Tangkapan layar dari video amatir oleh TangerangDaily)
Bagikan:

KABUPATEN TANGERANG | TD — Puluhan warga yang didominasi kaum perempuan mendatangi rumah Kepala Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu 24 April 2022.

Kedatangan warga korban banjir di Kampung Gaga itu mengeluhkan kondisi banjir di kampung tersebut yang tak kunjung surut.

“Woi lurah punya pikiran dong, warganya kebanjiran juga, rumah doang digedongin lu,” ujar salah satu warga dalam video amatir yang beredar di kalangan wartawan pada Senin, 25 April 2022.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya membenarkan bahwa video tersebut terjadi di rumah Kepala Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga.

“Iya, emang itu rumah kades Tanjung Pasir yang didemo emak-emak,” katanya.

Puluhan warga yang didominasi kaum perempuan mendatangi rumah Kepala Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu 24 April 2022.
Puluhan warga yang didominasi kaum perempuan mendatangi rumah Kepala Desa Tanjung Pasir, Minggu 24 April 2022. Mereka mengeluhkan kondisi banjir di kampung Gaga yang tak kunjung surut. (Foto : Tangkapan layar dari video amatir oleh TangerangDaily)

Banjir di kampung tersebut terjadi sejak Desember 2021. Selama berbulan-bulan, air menggenangi perkampungan yang dihuni sekitar 200 kepala keluarga.

Berbagai upaya sudah ditempuh Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mengatasi banjir itu, di antaranya dengan membangun tandon air. Namun, ternyata hingga kini, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Bahkan, akibat air yang terus-terusan menggenangi pemukimam, warga pun menderita penyakit kulit. Mereka mengeluhkan gatal-gatal pada kulit tubuhnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan beberapa skenario untuk mengatasi banjir di desa Tanjung Pasir, Lemo dan Muara sebagai wilayah yang rawan banjir.

Slamet Budi Mulyanto, yang pada Jumat 18 Februari 2022 masih menjabat Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Air Kabupaten Tangerang saat dikonfirmasi terkait banjir di Kampung Gaga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan merelokasi 250 kepala keluarga di tiga desa di Kecamatan Teluknaga. Relokasi ini dilakukan di desa Tanjung Pasir, Lemo dan Muara karena rawan banjir.

“Termasuk kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir yang saat ini masih terendam banjir,” ujar Budi, Jumat 18 Februari 2022.

Budi menyebutkan ada 250 kepala keluarga di tiga desa itu yang akan direlokasi. “65 KK di kampung Gaga,” ujarnya. Skema relokasi, Budi menjelaskan, pengembang Agung Sedayu, menyiapkan lahan relokasi yang aman dari banjir.

Menurut Budi, relokasi merupakan opsi terakhir dari rencana penanganan jangka panjang banjir di Kampung Gaga. Langkah itu akan dilakukan jika program normalisasi, sodetan dan pembangunan tanggul tidak signifikan menyelesaikan masalah banjir di kampung Gaga.

Budi mengatakan Desa Tanjung Pasir, Lemo dan Muara adalah titik rawan banjir rob dan banjir tahunan di kecamatan Teluknaga. Kondisi diperparah, empang dan lahan persawahan di wilayah itu kini sudah banyak berkurang karena diuruk untuk proyek pengembangan Pantai Indah Kosambi (PIK 2).

Hingga berita ini ditayangkan, TangerangDaily masih berupaya menghubungi Kepala Desa Tanjung Pasir via telepon. Namun pesan singkat yang dikirimkan melalui WhatsApp masih ceklist. (Red)

Bagikan:

Pos terkait