Truk Tabrak Warung Nasi Goreng di Sukadiri, Sopir Tewas

Nahas dialami oleh MN, sopir truk bernopol A-9147-VM. Ia mengembuskan napas terakhir seusai menabrak warung nasi goreng di depan Kantor Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Jumat malam, 29 Juli 2022.
Truk fuso menabrak warung nasi goreng di depan Kantor Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Jumat malam, 29 Juli 2022. (Foto : Polresta Tangerang)
Bagikan:

KABUPATEN TANGERANG | TD — Nahas dialami oleh MN, sopir truk bernopol A-9147-VM. Ia mengembuskan napas terakhir seusai menabrak warung nasi goreng di depan Kantor Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Jumat malam, 29 Juli 2022.

Kasatlantas Polresta Tangerang Komisaris Fikry Ardiansyah menjelaskan, MN diduga terkena serangan jantung. Ia mengemudikan truk jenis fuso dari arah Sukadiri menuju arah Pakuhaji.

Bacaan Lainnya

“Sesampai di TKP (tempat kejadian perkara) diduga pengemudi mengalami serangan jantung, sehingga mobil oleng ke arah kiri jalan dan menabrak warung nasi goreng,” kata Fikry, Sabtu, 30 Juli 2022.

Selain MN, di dalam truk malang itu ada AD, tak lain sebagai kernet. Namun, keberuntungan berpihak kepada AD, sehingga ia selamat dari kecelakaan tersebut.

“Sopir truk meninggal dunia. Kerugian materil sekitar Rp10 juta,” ujar Fikry.

Berdasarkan hasil olah TKP, kata dia, pengemudi truk mengalami luka. MN pun dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Husada Kampung Melayu, Kabupaten Tangerang.

“Petugas telah mengamankan barang bukti di kantor Unit Gakkum Lantas Polresta Tangerang untuk proses lidik dan sidik lebih lanjut,” ucap Fikry.

Menanggapi kecelakaan lalu lintas tersebut, Kapolresta Tangerang Komisaris Besar Raden Romdhon Natakusuma mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada saat mengemudikan kendaraan bermotor.

“Serta harus dalam keadaan sehat, agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal,” kata Raden.

Dia menekankan, agar pengemudi disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Utamakan keselamatan karena keluarga menanti di rumah,” pungkas mantan Dirlantas Polda Lampung itu. (Rahmat Halawa/Red)

Bagikan:

Pos terkait