Petani di Lebak Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi : Tersambar Petir

Rohanta, 52 tahun, petani warga kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak ditemukan tewas di Area Perkebunan Blok Cileutak, Desa Neglasari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.
Ilustrasi pria meninggal dunia tersambar petir (TangerangDaily)
Bagikan:

LEBAK | TD — Rohanta, 52 tahun, petani warga kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak ditemukan tewas di Area Perkebunan Blok Cileutak, Desa Neglasari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.

Kapolres Lebak Ajun Komisaris Besar Wiwin Setiawan mengatakan, penyebab kematian karena tersambar petir.

Bacaan Lainnya

“Polres Lebak telah menerima laporan dari warga tentang temuan mayat Rohanta Bin Idis (52) warga Desa Neglasari Kecamatan Cibeber Kabupaten lebak yang tewas akibat disambar petir,” ujar Wiwin, Selasa, 17 Mei 2022.

Wiwin mengatakan, pada Minggu, 15 Mei 2022, pukul 09.00 WIB, korban berangkat dari rumahnya seorang diri menuju area persawahan di Desa Neglasari, Kecamatan Cibeber untuk mengolah sawahnya. Namun hingga pukul 18.30 WIB, korban tak juga tampak di rumahnya.

Keluarga korban pun lalu melapor kepada pihak perangkat Desa Neglasari. Malam itu juga proses pencarian dilakukan hingga dinihari, tetapi korban tidak ditemukan.

“Pencarian dilanjutkan keesokan harinya, Senin,16 Mei 2022. Pukul 09.00 WIB, salah seorang warga menemukan korban sudah dalam keadaan tergeletak tidak bernyawa atau meninggal dunia di area Perkebunan Blok Cileutak, Desa Neglasari,” ucap Kapolres.

Jasad korban kemudian dibawa menuju kediamannya. Sekira pukul 11.00 WIB, tim medis dari Puskesmas Cibeber melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban. “Hasil pemeriksaan ditemukan luka-luka bakar di tubuh korban yang diakibatkan oleh sambaran petir,” terang Wiwin.

Polsek Cibeber juga, kata Wiwin, telah memeriksa sejumlah saksi dan keterangan dari tim medis dengan kesimpulan korban meninggal akibat sambaran petir yang mengakibatkan luka bakar.

Wiwin menyampaikan turut berbelasungkawa juga mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, mengingat saat ini tengah musim hujan yang disertai petir.

“Kami mengimbau kepada masyarakat harus waspada saat hujan disertai petir, karena bisa menimbulkan korban jiwa,” tutup Wiwin. (Red)

Bagikan:

Pos terkait