Ditegur untuk Luruskan Shaf saat Salat, 3 Warga Serang Malah Keroyok Imam Masjid

Satuan Reserse dan Kriminal Polres Serang menangkap MM (45), RY (58) dan SP (49) karena mengeroyok NB (69) di area masjid, di Desa Singarajan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.
Tiga tersangka pengeroyokan imam masjid di Desa Singarajan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang. (Foto : Polda Banten)
Bagikan:

SERANG | TD Satuan Reserse dan Kriminal Polres Serang menangkap MM (45), RY (58) dan SP (49) karena mengeroyok NB (69) di area masjid, di Desa Singarajan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.

Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Yudha Satria mengatakan, ketiga pelaku mengeroyok korban pada Jumat, 25 Maret 2022 sekitar pukul 18.30 WIB.

“Penangkapan ini berawal dari laporan korban berinisial NB,” kata Kapolres, dikutip Jumat, 15 April 2022.

Yudha menerangkan, kronologi peristiwa tersebut berawal pada Jumat, 25 Maret 2022. Di mana salah satu pelaku MM sedang melaksanakan Salat Ashar dan yang menjadi imamnya adalah NB. “Kemudian korban menegur MM agar meluruskan barisan dan pakaian salat, namun MM tidak terima dan menceritakan kejadian tersebut kepada RY dan SP,” terang Yudha.

Kemudian, masih di hari yang sama, usai selesai salat magrib, SP sudah menunggu di teras samping pintu masjid dan langsung menarik baju korban. Kemudian tersangka lainnya, RY langsung memukul bagian wajah korban dengan menggunakan tangan kosong sebanyak tiga kali.

Sementara tersangka MM memukul bagian leher belakang sebanyak satu kali dan bagian punggung sebanyak satu kali.

Korban yang dikeroyok tiga orang tak bisa melakukan perlawanan. Terlebih saat tersangka SP mencekik dari arah belakang dengan menggunakan siku tangan kanan.

“Setelah korban melepaskan cekikan tersebut, SP langsung memukul bagian wajah korban dengan menggunakan tangan kanan sebanyak satu kali. Setelah kejadian tersebut korban yang tidak terima langsung membuat Laporan Polisi ke Polres Serang pada Sabtu 26 Maret 2022,” kata Yudha.

Berdasarkan laporan korban, polisi kemudian menangkap para pelaku di rumahnya masing-masing di Desa Singarajan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.

“Atas dasar Laporan Polisi tersebut dan satu lembar surat hasil Visum Et Repertum korban maka tim Satuan Reserse dan Kriminal Polres Serang melakukan penangkapan terhadap para pelaku pada Selasa, 12 April 2022 sekitar pukul 22.00 WIB,” jelas Kapolres.

Kapolres juga mengatakan, ketiga tersangka adalah saudara kandung. Ketiganya terancam hukuman kurungan penjara maksimal 5 tahun 6 bulan karena dijerat dengan Pasal 170 KUHPidana. (Red)

Bagikan:

Pos terkait