Banjir di Jalan Empu Barada Raya, Belasan motor Mogok

Hujan lebat yang mengguyur kawasan Perumnas Tangerang memicu banjir di Jalan Empu Barada Raya, Bencongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu 7 Mei 2022.
Pemotor terjebak banjir di Jalan Empu Barada Raya, Perumnas Tangerang, Sabtu 7 Mei 2022. (Foto : Mohamad Romli/TangerangDaily)
Bagikan:

KABUPATEN TANGERANG | TD — Hujan lebat yang mengguyur kawasan Perumnas Tangerang memicu banjir di Jalan Empu Barada Raya, Bencongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu 7 Mei 2022.

Ketinggian air di lokasi tersebut mencapai hingga 50 sentimeter. Meski demikian, kendaraan roda empat masih memaksakan untuk melintas, meski harus dengan kecepatan tinggi.

Bacaan Lainnya
Hujan lebat yang mengguyur kawasan Perumnas Tangerang memicu banjir di Jalan Empu Barada Raya, Bencongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu 7 Mei 2022.
Pemotor terjebak banjir di Jalan Empu Barada Raya, Perumnas Tangerang, Sabtu 7 Mei 2022. (Foto : Mohamad Romli/TangerangDaily)

Namun berbeda dengan sepeda motor saat memaksa melintas, terpaksa harus didorong karena mesin mogok akibat terendam air.

Aminah, warga sekitar mengatakan, peristiwa banjir di jalan tersebut menjadi hal yang biasa. Namun, ketinggian air kali ini, memang cukup tinggi.

“Di sini kalau hujan deras memang banjir, tapi sekarang memang banjirnya parah,” ujarnya.

Kondisi Jalan Empu tersebut memang lebih rendah, air dari sekitar mengalir ke lokasi tersebut, kemudian masuk ke drainase yang cukup besar.

“Di sini memang enggak ada drainase, kalau hujan air tumpah ke jalan, baru masuk tuh ke saluran agak besar,” imbuhnya.

Bahkan sebelumnya karena sering terjadi genangan air di lokasi itu, kondisi jalan yang menjadi wilayah perbatasan antara Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang itu sempat rusak parah.

Hujan lebat yang mengguyur kawasan Perumnas Tangerang memicu banjir di Jalan Empu Barada Raya, Bencongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu 7 Mei 2022.
Pemotor terjebak banjir di Jalan Empu Barada Raya, Perumnas Tangerang, Sabtu 7 Mei 2022. (Foto : Mohamad Romli/TangerangDaily)

“Jalannya mungkin harus lebih ditinggikan, terus dikasih drainase di kiri dan kanannya, biar enggak tumpah ke jalan,” kata Aminah.

Pantauan TangerangDaily, hujan mulai reda sekitar pukul 14.10 WIB. “Biasanya butuh waktu satu sampai dua jam, baru surut,” pungkasnya.

Bagikan:

Pos terkait