Masuki Usia ke-17, Ini PR Besar Tangsel: Sampah, Banjir, hingga Kemacetan

waktu baca 2 minutes
Rabu, 26 Nov 2025 18:21 0 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Memasuki usia ke-17, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah besar yang belum tuntas. Tiga persoalan utama—pengelolaan sampah, banjir, dan kemacetan—menjadi tantangan serius yang diakui Wali Kota Benyamin Davnie masih membutuhkan penanganan berkelanjutan.

Benyamin menyebut masalah sampah sebagai isu paling nyata dan menonjol dalam beberapa tahun terakhir. Meski berbagai program telah berjalan dan menunjukkan progres, ia menilai penyelesaian teknis di lapangan membutuhkan waktu lebih panjang serta dukungan penuh masyarakat.

“Yang paling nyata PR yang belum selesai itu persoalan pengelolaan sampah. Walaupun ada progres, tetapi secara teknis masih membutuhkan waktu,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Ia menekankan perlunya partisipasi warga dalam berbagai skema pengelolaan sampah—mulai dari bank sampah, TPS 3R, hingga inovasi pengurangan sampah di tingkat rumah tangga.

Selain sampah, persoalan banjir juga menjadi fokus utama. Benyamin menyebut sejumlah program telah disiapkan untuk 2026, termasuk pembangunan long storage, penataan drainase, dan pembenahan bibir sungai.

“Curah hujan yang semakin ekstrem membuat penanganan banjir tetap menjadi prioritas. Ini tidak bisa ditunda,” tegasnya.

Kemacetan juga masih membayangi sejumlah titik di Tangsel. Pemerintah tengah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas, seperti sistem satu arah pada ruas tertentu dan penataan simpang sebidang maupun tidak sebidang.

“Untuk pelebaran jalan, beberapa titik belum bisa diprioritaskan berdasarkan kajian teknis,” ujarnya.

Benyamin menegaskan masih banyak tantangan lain yang harus diselesaikan pemerintah. Namun ia memastikan, berbagai program akan terus ditingkatkan demi menuntaskan persoalan mendasar dan mendorong kemajuan Kota Tangsel. (Idris Ibrahim)

LAINNYA