Para mahasiswa Universitas Pamulang berfoto bersama guru SMK Syadam Bojonggede usai pelaksanaan kerja praktik pengembangan sistem absensi berbasis QR Code. (Foto: Ist)KOTA TANGSEL | TD — Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang menggelar kegiatan kerja praktik di SMK Syadam Bojonggede, Kabupaten Bogor. Dalam kegiatan ini, mereka merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Absensi Guru berbasis website, yang dilengkapi dengan teknologi QR Code sebagai metode utama pencatatan kehadiran.
Inovasi ini menjadi solusi atas kebutuhan sekolah dalam mempercepat dan mempermudah proses administrasi kehadiran guru. Melalui sistem ini, guru hanya perlu memindai QR Code menggunakan perangkat mereka, dan data kehadiran akan tercatat secara otomatis serta tersimpan dalam database yang terintegrasi dengan dashboard pemantauan.
“Sistem ini kami bangun agar pihak sekolah tidak lagi bergantung pada absensi manual. Kami ingin menghadirkan solusi nyata yang dapat langsung diterapkan dan dirasakan manfaatnya,” ujar Surya Adi Putra Narayana, salah satu mahasiswa peserta kerja praktik dari Universitas Pamulang, Senin, 30 Juni 2025.
Kepala Sekolah SMK Syadam menyambut baik kerja praktik ini. “Kami sangat terbantu, terutama dalam hal efisiensi waktu dan akurasi data absensi. Terima kasih kepada para mahasiswa Universitas Pamulang yang telah membawa inovasi ke sekolah kami,” ucapnya.
Sistem ini juga dirancang untuk menghasilkan laporan kehadiran secara otomatis, baik harian, mingguan, maupun bulanan, yang dapat diakses oleh pihak tata usaha maupun kepala sekolah.
Melalui kerja praktik ini, mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat kontribusi nyata dunia kampus terhadap kebutuhan digitalisasi pendidikan menengah. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara Universitas Pamulang dan SMK Syadam dalam pengembangan teknologi informasi pendidikan. (*)