Loud Budgeting: Solusi Keuangan Terbuka untuk Generasi Milenial dan Generasi Z

waktu baca 2 minutes
Sabtu, 26 Okt 2024 12:53 0 Patricia Pawestri

EKONOMI | TD – Di era yang semakin maju ini, konsep pengelolaan keuangan mulai berkembang ke arah yang lebih modern dan terbuka. Meskipun masalah keuangan dulunya hanya menjadi urusan pribadi, generasi milenial dan gen z kini cenderung mendiskusikan keuangan mereka secara lebih terbuka.

Salah satu tren baru yang muncul diskusi keuangan adalah teknik loud budgeting. Ini merupakan konsep yang menuntun para generasi muda untuk secara transparan membagikan informasi keuangan mulai dari pendapatan hingga pengeluaran sehari-hari. Namun, sebenarnya apa itu loud budgeting? Apa kegunaannya dan apa yang harus kita ketahui?

Secara umum, loud budgeting adalah cara mengelola keuangan secara transparan dan terbuka. Orang-orang yang melakukannya bersedia berbagi kisah atau strategi keuangannya  melalui media sosial, dan tidak lagi menyembunyikan tentang pemasukan atau pengeluarannya.

Tujuan utamanya bukan hanya sekedar berbagi, namun juga saling belajar dan membangun komunitas yang peduli terhadap literasi keuangan. Gen milenial dan gen z dapat mengambil manfaat dari pendekatan ini, terutama karena mereka tumbuh di era digital yang sangat terbuka dan memiliki akses yang besar terhadap informasi.

Lalu, sebenarnya apa yang membuat teknik loud budgeting ini bermanfaat?

Transparansi ini berdasar beberapa alasan mengapa teknik ini cukup populer dan menjadi minat banyak generasi muda. Keterbukaan ini dapat mengurangi tekanan finansial karena kita tahu orang lain mungkin mempunyai pertanyaan atau strategi serupa. Inilah manfaat pertama.

Kedua, loud budgeting menciptakan ruang untuk mempelajari keuangan bersama. Dengan berbagi informasi, orang lain dapat mempelajari tips-tips baru dan menemukan solusi permasalahan keuangan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Ketiga, transparansi ini memungkinkan kita mengelola uang dengan lebih disiplin, karena secara tidak langsung mendapatkan bantuan ‘pengelolaan’ oleh komunitas yang mendukung.

Namun, loud budgeting juga memiliki beberapa hal yang memerlukan perhatian. Melakukan transparansi keuangan mungkin mengharuskan seseorang untuk ‘menunjukkan’ keadaan finansial yang bagus dan baik. Dalam hal inilah, penting untuk memahami bahwa loud budgeting adalah sebuah pilihan, dan bukanlah suatu kewajiban. Pastikan untuk selalu merasa nyaman dan tidak merasa terbebani pada saat berbagi hal-hal yang berhubungan dengan uang.

Bagi generasi milenial dan generasi z, loud budgeting bisa menjadi sebuah cara baru yang menyenangkan dalam mengelola keuangan. Melalui keterbukaan ini, kita bisa mendapatkan wawasan baru dan dukungan dari pihak lain yang memiliki tujuan keuangan serupa.

Namun, ingatlah selalu untuk berbagi dengan bijak dan nyaman, karena yang terpenting adalah kita tetap merasa aman dalam setiap keputusan finansial yang kita ambil. (Nazwa/Pat)

LAINNYA