Pungli PTSL Hingga Rp2 Miliar, Eks Kades Cikupa Ditetapkan Tersangka

Mantan Kepala Desa Cikupa AM, beserta tiga orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka kasus pungutan liar (pungli) program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Cikupa tahun 2020-2021.
Polresta Tangerang menggelar konferensi pers penetapan tersangka kasus pungli PTSL di Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa tahun 2020-2021, Selasa 5 Juli 2022. (Foto : Polresta Tangerang)
Bagikan:

KABUPATEN TANGERANG | TD — Mantan Kepala Desa Cikupa AM, beserta tiga orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka kasus pungutan liar (pungli) program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Cikupa tahun 2020-2021.

Dari pungli tersebut, AM beserta SH, MI dan MSE meraup uang sebesar hingga Rp2 miliar dari 1.319 pemohon PTSL pada tahun 2020 hingga 2021.

Bacaan Lainnya

SH adalah Sekretaris Desa Cikupa tahun 2020-2021. MI selaku Kaur Perencanaan tahun 2020-2021 dan MSE sebagai Kaur Keuangan tahun 2020-2022.

Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Raden Romdhon Natakusuma mengatakan, AM selaku pemimpin ketiga tersangka lainnya tersebut juga menggunakan uang hasil pungli untuk modal mencalonkan Kepala Desa tahun 2021.

“AM selaku incumbent juga diduga menggunakan uang hasil pungli tersebut saat mencalonkan diri sebagai kepada desa pada tahun lalu,” katanya, Selasa 5 Juli 2022.

Menurut Romdhon, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan kasus pungli PTSL ini.

“Masih terus dikembangkan. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus ini,”.

Dalam kasus ini, lanjut Romdhon, pihaknya mengamankan beberapa barang bukti berupa uang tunai Rp100.150.000, beberapa kwitansi penggunakan uang hasil pungutan dan beberapa dokumen. (Red)

Bagikan:

Pos terkait