Kejari Kabupaten Tangerang Periksa 70 Kepsek, Diduga Korupsi Dana Bosda

Sebanyak 70 Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Tangerang diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang karena diduga korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) tahun anggaran 2021.
Ilustrasi dugaan korupsi dana Bosda di Kabupaten Tangerang (TangerangDaily)
Bagikan:

KABUPATEN TANGERANG | TD — Sebanyak 70 Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Tangerang diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang karena diduga korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) tahun anggaran 2021.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Nova Elida Saragih mengatakan, pihaknya telah memanggil 70 kepala sekolah SD dan SMP terkait kasus Bosda tersebut.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pemanggilan mereka baru sebatas dimintai keterangan terkait dugaan korupsi.

“Kami memanggil para kepsek untuk diminta keterangan. Sudah 70 orang yang dipanggil,” ungkapnya, Selasa 10 Mei 2022.

Sementara, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Denny Marincka Pratama mengatakan, sudah ada beberapa pihak yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Baik dari kepala sekolah, tim teknis pelaksanaan Bosda hingga organisasi perangkat daerah terkait.

“Untuk tim teknis ini dibentuk berdasarkan keputusan kepala dinas. (Kami memeriksa meraka) apakah permohonan dana Bosda dari sekolah sesuai dengan satuan harga yang ditetapkan dan apakah kegiatan yang diajukan sesuai dengan aturan. Mereka tugasnya itu, bila tidak sesuai maka dikembalikan ke sekolah,” ujarnya.

Denny menjelaskan, pemeriksaan akan dilanjutkan bila ditemukan adanya bukti kuat yang mengarah pada penyalahgunaan kewenangan dan penyelewengan dana Bosda.

“Kalau hasil penyelidikan kami laporkan dahulu ke pimpinan. Nanti langkah selanjutnya bagaimana pimpinan,” ungkapnya. (Zie/Red)

Bagikan:

Pos terkait