Wisata Air Kano Dongkrak Geliat Pariwisata di Kota Tangerang

Destinasi wisata kano di Kota Tangerang mulai digemari masyarakat. Fasilitas yang disediakan Pemerintah Kota Tangerang tersebut turut mendongkrak geliat pariwisata di kota tersebut.
Wisata air kano di Kota Tangerang (Foto : Eko Setiawan/TangerangDaily)
Bagikan:

KOTA TANGERANG | TD — Destinasi wisata kano di Kota Tangerang mulai digemari masyarakat. Fasilitas yang disediakan Pemerintah Kota Tangerang tersebut turut mendongkrak geliat pariwisata di kota tersebut.

“Awalnya kami sudah uji coba secara internal, jadi sudah melalui proses yang panjang. Ternyata sambutan masyarakat sangat luar biasa,” ujar Adrial Karami, Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Tangerang, Sabtu 30 Juli 2022.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, saat ini lokasi wisata di sekitar Lapangan Ahmad Yani tersebut sudah banyak diketahui oleh masyarakat. Terlebih pengunjung tidak hanya dari dalam Kota, tetapi ada yang dari luar Kota Tangerang.

“Masyarakat mulai mengetahui dari medsos, dari cerita-cerita, kemudian berkembang dengan sendirinya. Bahkan, pengunjung sudah ada yang dari luar kota, seperti dari Bekasi dan Bandung,” katanya.

Bagi warga yang ingin mengunjungi dan mencoba langsung sensasi mendayung kano, tidak dikenakan biaya apapun. Sebab, Pemkot Tangerang melalui Dinas Budaya, Pariwisata dan Pertamanan (Disbudpar) menggratiskannya.

“Soal keselamatan tersedia pelampung, terus ada pendayung dari kita, dan ada petugas yang standby di pinggir-pinggir kali untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan,” paparnya.

Darmansyah, salah satu pengunjung Wisata Air Kano mengaku membawa keluarganya untuk mencoba wisata baru tersebut. Terlebih, untuk mengisi waktu diakhir pekan.

“Saya sama anak tadi naiknya, dan dayung sendiri. Kebetulan kita pernah repting, yang ada ombaknya. Jadi, kalo spot ini bagus untuk olahraga. Bagus, jadi kita punya destinasi baru atau ruang terbuka baru bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Wisata Air Kano bisa dikunjungi setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 07.30 sampai 11.00 WIB. Pengunjung harus antre di mobil tiket milik Disbudpar yang terpakir di lokasi. (Eko Setiawan/Red)

Bagikan:

Pos terkait