
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah melepas peserta Color Run KNPI dalam rangka HUT ke-34 Kecamatan Pakuhaji, Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang olahraga sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. (Foto: Ist) TANGERANG | TD — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, dimeriahkan dengan kegiatan Color Run KNPI yang diikuti ribuan peserta serta pembukaan Liga Santri U-15 dan U-23, Minggu (18/10/2026). Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-394 Kabupaten Tangerang dan peringatan Hari Santri 2026.
Rangkaian kegiatan ini menghadirkan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berpartisipasi dalam aktivitas olahraga sekaligus mempererat kebersamaan.
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah melepas peserta Color Run KNPI dan membuka secara resmi Liga Santri U-15 dan U-23 Kecamatan Pakuhaji.
Intan mengapresiasi antusiasme masyarakat serta kolaborasi panitia, pemerintah kecamatan, dan berbagai elemen masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Luar biasa antusias dan kebersamaan masyarakat Pakuhaji dalam rangka memeriahkan HUT Kecamatan Pakuhaji ke-34 dan HUT Kabupaten Tangerang ke-394,” ujar Intan.
Menurut dia, Color Run tidak hanya bertujuan mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga, tetapi juga memperkuat kebersamaan warga.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan Kecamatan Pakuhaji dengan jumlah peserta yang terus bertambah.
“Saya doakan semua warga Pakuhaji sehat dan Color Run ini bisa jadi agenda tahunan Kecamatan Pakuhaji ke depannya dan tambah ramai lagi pesertanya,” katanya.
Selain Color Run, Liga Santri U-15 dan U-23 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan olahraga dalam rangka memperingati Hari Santri 2026. Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan sepak bola sekaligus membangun karakter melalui olahraga.
Dalam pembukaan kompetisi, Intan mengingatkan seluruh pemain, ofisial, dan pendukung kesebelasan agar menjaga sportivitas serta menghindari perselisihan selama pertandingan.
“Saya minta kepada semuanya, kalau bertanding tidak usah ribut karena ini acara olahraga dan milik kita semua. Kalian ini anak santri harus mencontohkan sikap-sikap yang beradab baik untuk masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap Liga Santri dapat dikembangkan sebagai sarana pembinaan dan pencarian bibit pesepak bola muda, tidak hanya untuk tingkat lokal, tetapi juga membuka peluang berkompetisi di tingkat nasional hingga internasional.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan bakat pemain, Intan menyatakan akan membiayai satu pemain terbaik untuk masuk ke Akademi Persita.
“Nanti yang paling bagus mainnya, satu orang saya biayai untuk masuk ke Akademi Persita. Yang penting kalian sehat semua, bertandinglah secara sportif. Siapa pun pemenangnya itu yang terbaik,” pungkasnya.
Melalui Color Run KNPI dan Liga Santri, perayaan HUT ke-34 Kecamatan Pakuhaji tidak hanya menjadi ajang kemeriahan, tetapi juga momentum untuk mendorong budaya hidup sehat, memperkuat kebersamaan masyarakat, dan mendukung pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga. (*)