Cara Mengatasi Inner Critic Dengan Membangun Self-Love

waktu baca 3 minutes
Selasa, 15 Okt 2024 12:24 0 Patricia Pawestri

KESEHATAN | TD –  Inner critic adalah suara yang datang dari dalam diri dan biasanya berupa hal-hal negatif tentang diri sendiri. Ini bisa bermacam-macam bentuknya, seperti meragukan kemampuan diri sendiri, kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain, dan munculnya perasaan kurang baik dalam beberapa hal.

Terjadinya inner critic disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya pengalaman buruk di masa lalu, memiliki standar hidup yang terlalu tinggi, dan bisa juga karena harapan yang tidak kunjung terpenuhi.

Sedangkan self-love sendiri merupakan sikap yang merujuk ke hal-hal seperti mencintai, menghargai, dan menerima diri sendiri secara utuh, termasuk baik dan buruknya. Selain itu, kita juga harus membiasakan diri untuk menghargai diri sendiri daripada larut dalam penilaian orang lain.

Salah satu fungsi self-love adalah untuk menyeimbangkan inner critic. Ketika inner critic adalah sikap mencela diri sendiri, self-love adalah kebalikannya, self-love mendorong seseorang untuk lebih menghargai dan mencintai diri mereka sendiri.

Dengan mempraktikkan self-love, seseorang bisa menjadi lebih percaya diri, merasa lebih tenang terhadap dirinya sendiri, dan memiliki pandangan hidup yang lebih positif. Lalu, apa saja langkah awal dalam mengatasi inner critic dengan membangun perasaan self-love?

Simak beberapa langkah awal untuk mengatasi inner critic yang akan di jelaskan di bawah ini!

4 Langkah Mengatasi Inner Critic

  1. Mengenali Suara Inner Critic.

Langkah pertama yang dapat kamu lakukan adalah dengan mengenali momen ketika pikiran negatif muncul. Perhatikan kapan suara tersebut muncul, apa yang sering diucapkannya, dan bagaimana pengaruhnya terhadap emosi yang kamu miliki.

  1. Mengganti Kalimat Kritik dengan Self-Compassion

Ketika inner critic muncul, cobalah untuk menggantinya dengan kata-kata yang lebih penuh kasih sayang dan dukungan. Misalnya, mengganti pikiran dari “Aku kecewa dengan hasil ujianku” menjadi “Aku sudah berusaha dan tidak apa jika kali ini belum berhasil, karena ini bukan akhir dari segalanya. Aku akan belajar lebih keras lagi.”

  1. Menulis Sebuah Afirmasi.

Menulis sebuah afirmasi positif setiap hari dapat membantu membangun kepercayaan diri dan kasih sayang pada diri sendiri. Hal ini dapat menetralisir pengaruh negatif dari inner critic yang selalu mempertanyakan kemampuan kita.

  1. Lakukan Terapi atau Konseling.

Jika inner critic terasa terlalu dominan dan sulit untuk diatasi sendiri, akan sangat membantu jika kamu mencari bantuan dari profesional, seperti terapis. Mereka dapat membantumu mengidentifikasi pola pikir negatif dan menawarkan strategi untuk mengatasinya.

Itu dia beberapa langkah untuk mengatasi inner critic. Jadi, mengatasi inner critic dan membangun self-love merupakan proses penting dalam perjalanan menuju pengembangan diri. Tujuannya adalah untuk mengurangi stres akibat inner critic yang berlebihan dan menggantinya dengan rasa kasih dan sayang pada diri sendiri agar dapat menjalani kehidupan yang lebih aman dan damai.

LAINNYA