Terungkap, Ternyata ini Pemicu Banjir di Kecamatan Periuk Kota Tangerang

Pemicu banjir yang terjadi di Kecamatan Periuk pada Rabu, 11 Mei 2022, karena jebolnya kisdam (tanggul penahan sementara) di Kali Ledug, Priuk, Kota Tangerang.
Banjir menggenangi kawasan perumahan Garden City, Periuk, Kota Tangerang, Rabu 11 Mei 2022. (Foto : Eko Setiawan/TangerangDaily)
Bagikan:

KOTA TANGERANG | TD — Pemicu banjir yang terjadi di Kecamatan Periuk pada Rabu, 11 Mei 2022, karena jebolnya kisdam (tanggul penahan sementara) di Kali Ledug, Priuk, Kota Tangerang.

Kisdam tersebut tak mampu menahan meningkatnya volume dan arus air di Kali Ledug akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang pada Selasa malam, 10 Mei 2022.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah membangun turab beton senilai Rp4,8 Miliar di Kali Ledug sepanjang 500 meter pada tahun lalu. Turap itu terbentang mulai dari RW 25 Perumahan Garden City hingga Situ Bulakan.

Kemudian juga turap beton sepanjang 200 meter mulai dari Jembatan Alamanda, Jalan Raya Villa Tangerang Indah hingga Jalan Raya Grand Duta Tangerang dengan panjang 200 meter.

Namun, sisi Kali Ledug yang menjadi pemicu banjir di Kecamatan Periuk itu belum semua terturap, sehingga masih sebatas dipasang kisdam.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Syahrial mengatakan turap yang dibangun tersebut masih kurang. Ada sekitar 10 meter lagi yang berlokasi di Jalan Raya Grand Duta Tangerang.

“Dari pengkolan depan masjid Duta Garden sampai rawa-rawa belum dibuat tanggul, air melimpah dari situ, jadi bukannya jebol, emang belum ada (turap),” ujarnya, Rabu 11 Mei 2022.

Dia mengatakan, rencananya bagian itu akan dibangun turap oleh DPUPR Kota Tangerang. Namun, dirinya tak mengetahui kapan turap itu akan dibangun.

“Karena kan itu rawa, jadi diproyeksikan oleh PU. Jadi bukan karena jebol, emang belum ada tanggul,” katanya.

Dia mengatakan banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Periuk sebelumnya sempat merendam sekitar 500 rumah. Seperti di Perumahan Garden City, Sangiang Jaya.

Sementara wilayah yang kerap dilanda banjir parah kali ini aman karena pompa berfungsi optimal.

“Aman (di perumahan Total Persada tidak banjir). Tadi malam saat turun hujan, memang warga agak khawatir. Tapi begitu pompa jalan, akhirnya enggak ada masalah dengan banjir,” terangnya. (Eko Setiawan/Rom)

Bagikan:

Pos terkait