Telkom University Kembali Gelar Innovillage, Tantang Civitas Akademisi Inisiasi Proyek Sosial

Telkom University tahun ini kembali menggelar Innovillage, yakni sociopreneurship untuk civitas akademik di bidang teknologi digital.
Peluncuran Innovillage di Universitas Telkom Bandung, Rabu, 31 Agustus 2022. Program bertajuk “Empowering Young Sociopreneur for National menjadi ajang civitas akademik berkiprah merancang dan menghasilkan proyek sosial di bidang teknologi digital untuk membantu masyarakat. (Foto : Universitas Telkom untuk TangerangDaily)
Bagikan:

BANDUNG | TD — Telkom University tahun ini kembali menggelar Innovillage, yakni sociopreneurship untuk civitas akademik di bidang teknologi digital.

Program bertajuk “Empowering Young Sociopreneur for National Development” #DigitaluntukSemua resmi diluncurkan secara hybrid di Auditorium Gedung Damar (K) Telkom University, Bandung. Selain itu dihadiri seribu lebih peserta baik rektor/pimpinan kampus, dekan, kaprodi, dosen dan mahasiswa yang tersebar di 100 lebih perguruan tinggi se-Indonesia, Rabu, 31 Agustus 2022.

“Momentum HUT RI yang ke-77 dengan tema Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat menjadi spirit bagi dimulainya kegiatan kompetisi Innovillage pada tahun 2022 ini. Adapun program ini akan dibuka seluas-luasnya bagi mahasiswa perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.” Ujar Afriwandi, CHCO Telkom Indonesia saat membuka kegiatan Innovillage 2022, dikutip Jumat, 2 September 2022.

Program ini mengajak mengajak mahasiswa di seluruh Indonesia untuk terlibat dan turun langsung membantu memberikan solusi terhadap masalah sosial masyarakat di desa melalui inovasi digital yang aplikatif dan memiliki keterkaitan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) sehingga tercipta kemanfaatan sosial dan peningkatan ekonomi yang terukur.

Rektor Telkom University sekaligus Ketua APERTI BUMN, Prof. Adiwijaya dalam sambutannya mengatakan,
Innovillage sejalan dengan program Pemerintah.

“Program Innovillage merupakan salah satu inovasi di bidang pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa, diinisasi sejak dua tahun yang lalu, dan saat ini pelaksanaannya memasuki tahun ketiga. Program ini juga sejalan dengan gagasan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang diimplementasikan dan diadopsi pada sistem pembelajaran dalam kurikulum oleh perguruan tinggi.”

Di tengah-tengah acara juga hadir memberikan testimoni Prof. Panut Mulyono selaku Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI), Prof. Zainal Hasibuan selaku Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM), dan Teddy Indira Budiwan selaku Ketua Indonesia Career Center Network (ICCN).

Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh Mikha Tambayong sebagai bintang tamu untuk berbagi pengalaman inspiratifnya sebagai public figure dan Duta Jantung Indonesia. Menurutnya, Program ini merupakan kesempatan bagus untuk berkembang.

“Aku rasa innovillage sekarang adalah kesempatan untuk kita bisa menjadi berguna untuk banyak orang dengan apapun yang kita punya. Jadi gunakanlah kesempatan ini sebaik-baiknya.” ujar Mikha saat sharing session dalam grand launching Innovillage 2022.

Program Innovillage 2022 dapat diikuti mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Peserta bisa mendaftarkan usulan Social Project-nya melalui laman www.innovillage.id. Sebanyak 150 proyek sosial terpilih berkesempatan mendapatkan pendanaan dan awards berupa beasiswa pendidikan dengan total 2,5 miliar rupiah. (Red)

Bagikan:

Pos terkait