Senin, Sekolah di Kabupaten Tangerang PTM 100 Persen

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mempersilahkan sekolah yang capaian vaksinasi dosis 2 lebih 85 persen untuk memulai Pembelajaran Tatap Muka 100 persen pada Senin 11 April mendatang.
Ilustrasi pembelajaran tatap muka terbatas (TangerangDaily)
Bagikan:

KABUPATEN TANGERANG | TD Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mempersilahkan sekolah yang capaian vaksinasi dosis 2 lebih 85 persen untuk memulai Pembelajaran Tatap Muka 100 persen pada Senin 11 April mendatang. “Pelaksanaan PTM 100 persen kami serahkan ke sekolah. Mau dilaksanakan kapan, silahkan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Saifullah, Sabtu 9 April 2022.

Saat ini, kata Saifullah, ada beberapa sekolah sudah mengajukan permohonan sesuai surat edaran Dinas Pendidikan tentang syarat pembelajaran tatap muka.

Bacaan Lainnya

Namun, kata dia, pelaksanaan PTM 100 persen masih dikoordinasikan dengan tim Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, terkait berapa sekolah yang akan diizinkan melaksanakan pembelajaran dengan kapasitas penuh sesuai syarat yang telah ditentukan.

“Tentunya berdasarkan pengajuan dari beberapa sekolah yang sudah memenuhi persyaratan dari kami dan Satgas tentang capaian vaksinasi Covid-19 itu, kami akan mengizinkan-nya untuk menggelar PTM 100 persen jika presentasi vaksin dosis 2 mencapai 85 persen,” katanya.

Saifullah mengatakan, indikator dalam evaluasi yang perlu dijadikan bahan penilaian sekolah  untuk memungkinkan PTM digelar dengan kapasitas lebih besar tersebut, di antaranya standar pemenuhan protokol kesehatan, fasilitas penunjang, capaian vaksinasi hingga kesiapan siswa dan orang tua siswa.

“Jadi sekarang kami melihat berapa predikat capaian vaksinasi siswa, kemudian sekolah sudah menggunakan fasilitas penunjang protokol kesehatan seperti aplikasi PeduliLindungi untuk menjaga dan mengantisipasi adanya penularan Covid-19,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, sejauh ini pelaksanaan PTM terbatas dengan kapasitas 50 persen sudah berjalan baik dan lancar, tidak ditemukan adanya siswa atau pun tenaga pendidik yang terkonfirmasi tertular virus corona sejak skema ini diberlakukan kembali. (Faraaz/Rom)

Bagikan:

Pos terkait