Puluhan Sekolah di Kabupaten Tangerang Gelar PTM 100 Persen

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mencatat sudah 90 sekolah di wilayah tersebut yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (TangerangDaily)
Bagikan:

KABUPATEN TANGERANG | TD — Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mencatat sudah 90 sekolah di wilayah tersebut yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). “90 sekolah tersebut adalah jenjang sekolah dasar (SD) dana dan sekolah menengah pertama (SMP),” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Saifullah, dikutip Rabu 13 April 2022.

PTM 100 persen tersebut digelar, kata Saifullah, capaian vaksinasi Covid-19 tahap dua di sekolah itu sudah mencapai 85 persen. “34 SD dan 56 SMP. Mereka sudah memenuhi syarat capaian vaksin dosis kedua sampai 85 persen,” katanya.

Bacaan Lainnya

Saifullah memastikan, sekolah yang menggelar PTM 100 persen itu juga telah memenuhi standar pemenuhan protokol kesehatan serta kesiapan dari seluruh siswa dan para tenaga pendidiknya.

“Sekolah sudah menggunakan fasilitas penunjang protokol kesehatan seperti aplikasi PeduliLindungi untuk menjaga dan mengantisipasi adanya penularan Covid-19,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan tim Satgas COVID-19 Kabupaten Tangerang untuk menjamin pemenuhan keamanan bagi para siswa dan pendidik selama pelaksanaan pembelajaran itu.

“Semua berjalan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Disdik. Yang akan PTM 100 persen jumlah presentase vaksin keduanya minimal 85 persen yang diketahui tim Satgas setempat,” tuturnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mempersilahkan sekolah di jenjang PAUD, SD, SMP serta MTS melaksanakan PTM 100 persen dengan syarat harus memenuhi aturan ketentuan pelaksanaannya, di antaranya persetujuan orang tua murid murid, serta aturan teknis yang bertujuan melindungi peserta didik dan warga sekolah lainnya dari potensi penularan virus corona.

Selain itu, indikator evaluasi yang dijadikan bahan penilaian sekolah juga harus dipenuhi, yaitu standar protokol kesehatan, fasilitas penunjang, capaian vaksinasi hingga kesiapan siswa dan para orang tua siswa. (Red)

Bagikan:

Pos terkait