Pemkot Tangsel Gelar Bazar Murah di 7 Kecamatan

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggelar bazar Ramadan yang diselenggarakan serentak di tujuh kecamatan se- Kota Tangsel.
Bazar Ramadan di Tangsel, Kamis 21 April 2022. (Foto : Ist)
Bagikan:

KOTA TANGSEL | TD Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggelar bazar Ramadan yang diselenggarakan serentak di tujuh kecamatan se- Kota Tangsel.

Bazar tersebut digelar guna menjaga stabilitas harga barang pokok di Kota Tangsel dan memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap komoditi terutama bahan pokok, baik minyak, beras, daging, sayur mayur dan lainnya.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan, semenjak pandemi melanda Indonesia selama dua tahun ini, bazar semacam ini tidak diselenggarakan. Oleh karena itu, bazaar ini merupakan pertama kalinya selama dua tahun terakhir.

“Berbagai komoditi dijual dengan harga dibawah pasar, bahkan ada harga yang dijual setengah harga, dari Rp200 ribu dijual seharga Rp100 ribu,” katanya. Kamis, 21 April 2022.

Dalam bazar itu, Pilar menjelaskan Pemkot Tangsel bekerja sama dengan beberapa pihak dari swasta. Guna memberikan harga termurah untuk para warga Tangsel.

Pilar juga memberikan apresiasi hingga ucapan terima kasih atas kerjasama dan juga partisipasi masyarakat atas bazar ini. Dia berharap pada bazar selanjutnya akan ada lebih banyak komoditi yang bisa dijual kepada masyarakat.

“Terima kasih untuk kawan-kawan jajaran Kecamatan, dan OPD yang telah bersama-sama melaksanakan program ini, semoga menjadi keberkahan bagi kita semua,” ucapnya.

TKepala Disperindag Tangsel Heru Agus Santoso menjelaskan bahwa seluruh Kecamatan secara serentak melakukan bazar ini. Hal yang sama dilakukan sebelum Ramadan namun dalam skala yang lebih kecil.

Menurutnya, saat ini Tangsel sedang dalam proses penanganan Covid-19. Sehingga pelaksanaan bazar ini tetap harus memenuhi protokol kesehatan. “Agar klaster penularan tidak bertambah,” katanya.

“Selain menjual bahan pangan dalam bazar, pemerintah juga melakukan proses operasi pasar untuk memastikan harga bahan pokok tidak naik secara signifikan. Dan tetap terkendali di bawah pengawasan. Sehingga masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari,” tutupnya. (Idris Ibrahim/Rom)

Bagikan:

Pos terkait