Kisah Lady Gojek di Tangsel Tersungkur Karena Melihat Makhluk Gaib

Irma, seorang lady Go-Jek di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami luka pada kedua lutut dan tangan kirinya setelah terjatuh di depan sebuah rumah mewah di kawasan elit di Tangsel.
Kostum Gojek (Foto : Ist)
Bagikan:

KOTA TANGSEL | TD — Irma, seorang lady Go-Jek di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami luka pada kedua lutut dan tangan kirinya setelah terjatuh di depan sebuah rumah mewah di kawasan elit di Tangsel.

Peristiwa yang dialami Irma terbilang mistis. Ia mengaku seperti didorong oleh makhluk tak kasat mata.

Bacaan Lainnya

Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 21 April 2022. “Waktu itu saya menerima pesanan mie ayam melalui Go-Food sekitar jam 16.27 WIB,” ujarnya saat berbincang-bincang dengan TangerangDaily, Minggu 1 Mei 2022.

Sekitar pukul 16.00 WIB, Irma tiba di depan rumah pemesan. Lingkungan perumahan tersebut dalam kondisi sepi, tapi tak jauh dari tempat ia berdiri, ada pos keamanan yang tengah dijaga dua orang security.

“Tiba-tiba saya seperti melihat makhluk hitam besar di bawah pohon mangga yang rindang pas di sisi rumah tersebut,” terangnya.

Irma yang berkarakter cuek itu pun tak memperdulikan pandangan matanya. Ia kemudian turun dari sepeda motornya dan melangkah mendekati pintu rumah pemesan mie ayam tersebut.

“Baru beberapa langkah tiba-tiba saya tersungkur, kayak ada yang dorong dari belakang,” katanya.

Setelah terjatuh, ia berusaha bangkit lagi. Sementara dua orang security di pos penjagaan hanya memandanginya. “Saya malu banget, lalu langsung berusaha berdiri lagi, tapi badan saya baru mau tegak, seperti ada yang mengangkat dan didorong lagi,” terangnya.

Peristiwa dua kali terjatuh itu pandangan matanya langsung berkunang-kunang. Sementara badannya langsung dibasahi keringat dingin. “Badan gemeteran banget bang, lemas,” imbuhnya.

Sambil menahan rasa malu karena disaksikan oleh dua orang petugas keamanan perumahan, Irma sekuat tenaga kembali bangkit dan berdiri, lalu segera menghubungi pemesan via chat.

“Pesanan tersebut lalu saya taruh di gagang pintu dan segera meninggalkan lokasi,” katanya.

Namun, karena kondisi tubuhnya yang masih terasa lemas dengan bercucuran keringat dingin, ia menghentikan laju sepeda motornya di depan kluster perumahan tersebut.

“Lalu salah seorang security di pos penjagaan tadi datang menghampiri, dan menyampaikan kalau rumah itu memang angker,” ucapnya.

Irma yang meringis menahan rasa sakit karena tangan dan dengkulnya lecet, akhirnya menguatkan diri segera meninggalkan lokasi tersebut. “Saya butuh waktu dua jam untuk bisa pulih kembali. Sekarang luka lecetnya sudah sembuh, sempat beberapa hari terasa sakit,” pungkasnya. (Red)

Bagikan:

Pos terkait