Kabupaten Tangerang Targetkan 30 Persen Vaksin Booster Sebelum Mudik Lebaran

Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan pencapaian 30 persen vaksinasi dosis booster bagi masyarakat sebelum masa mudik dan lebaran
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (TangerangDaily)
Bagikan:

KABUPATEN TANGERANG | TD Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan pencapaian 30 persen vaksinasi dosis penguat atau booster bagi masyarakat sebelum masa mudik dan Lebaran 2022.

“Target vaksin booster ini dari tanggal 12-25 April 2022 itu sekitar 300 ribu dosis, dan mudah-mudahan paling tidak kita bisa capai 30 persen sebelum masa mudik lebaran,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covud-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi, Jumat 15 April 2022.

Hendra mengatakan, saat ini permintaan vaksin booster di Kabupaten Tangerang meningkat 100 persen. Terlebih sejak dikeluarkannya peraturan pemerintah terkait warga yang ingin mudik lebaran diwajibkan sudah menerima vaksin booster Covd-19.

Ia mengatakan, pelaksanaan vaksin booster ini hanya boleh diikuti oleh masyarakat usia 18 tahun ke atas. Selain itu, ibu hamil juga diperbolehkan untuk vaksinasi booster dengan catatan telah lulus uji skrining yang dilakukan oleh petugas vaksin. “Kalau untuk ibu hamil juga bisa (mengikuti vaksinasi) akan tetapi menggunakan vaksin berjenis Pfizer,” lanjutnya.

Menurut Hendra, melakukan vaksinasi menjadi hal penting dalam menghadapi tradisi mudik yang dilakukan masyarakat di Hari Raya Idul Fitri. Mengingat, setiap orang akan berkumpul dengan sanak saudara, sehingga dibutuhkan perlindungan lebih agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

“Saat ini persediaan vaksin cukup aman. Hari ini kami juga sedang mengambil lagi vaksin sebanyak 100 ribu dosis. Untuk itu, ayo untuk masyarakat segera datangi lokasi vaksin, kami juga sedang menggelar vaksinasi booster sampai tanggal 25 April di Gerai Tangerang Gemilang, Kecamatan Cikupa,” ujarnya.

Sebagai informasi, per tanggal 12 April 2022, cakupan vaksinasi dosis penguat antibodi (booster) di Kabupaten Tangerang baru mencapai 354.136 orang atau setara dengan 16,1 persen. (Faraaz/Rom)

Bagikan:

Pos terkait