Demi Bisa Mudik, Warga di Kabupaten Tangerang Rela Antre Vaksin Booster di Puskesmas

Pasca pemerintah menetapkan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster menjadi syarat mudil lebaran, di Kabupaten Tangerang terjadi lonjakan warga yang melakukan vaksinasi di Puskesmas.
Ilustrasi vaksinasi booster (TangerangDaily)
Bagikan:

KABUPATEN TANGERANG | TD Pasca pemerintah menetapkan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster menjadi syarat mudil lebaran, di Kabupaten Tangerang terjadi lonjakan warga yang melakukan vaksinasi di Puskesmas.

“Terjadi kenaikan permintaan vaksinasi booster hingga 100 persen di Puskesmas. Biasanya yang ngantri hanya 400 hingga 500 orang, sekarang bisa 1.000 orang,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, dokter Hendra Tarmizi, Jumat 8 April 2022.

Bacaan Lainnya

Hendra menduga, lonjakan tersebut karena aturan pemerintah terkait mudik Lebaran 2022. Pemerintah mewajibkan warga  yang ingin mudik lebaran sudah menerima vaksin booster Covid-19.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, capaian vaksinasi di Kabupaten Tangerang hingga Rabu 6 April 2022, sebanyak 2.253.102 jiwa telah menerima dosis tahap pertama atau mencapai 79.0 persen dari sasaran vaksin di wilayah Kabupaten Tangerang yakni sebanyak 2.851.583 orang.

Kemudian untuk dosis ke dua telah mencapai sebanyak 1.863.758 jiwa atau setara 65.4 persen dari total sasaran yang ada. Sedangkan capaian untuk dosis vaksin penguat antibodi (booster) sudah sebanyak 376.021 orang atau 15.8 persen.

Dari jumlah tersebut, lanjut Hendra, bisa terjadi penambahan jauh lebih banyak seiring tingginya antusiasme masyarakat melakukan vaksinasi saat Ramadan ini.

“Kami juga terbantu dengan adanya kolaborasi dengan TNI/Polri dan swasta dalam percepatan vaksinasi dosis booster. Jumlah dari capaian vaksin dosis booster naik pesat karena adanya kolaborasi tersebut,” ungkapnya.

Program percepatan vaksinasi di Kabupaten Tangerang akan terus digenjot selama Ramadan. Hendra memastikan ketersedian vaksin untuk booster di wilayahnya aman.

“Ini kita tersedia 30 ribuan dosis. Jadi kita memang dapat alokasi dari Provinsi, jadi begitu dapat kita langsung bagikan kepada masyarakat,” tuturnya. (Red)

Bagikan:

Pos terkait