6 Perupa Tangerang Gelar Pameran di Agenkultur Arthub Binong

Sebanyak enam perupa menggelar pameran di Agenkultur Arthub, Kampung Babakan, No. 23, Kecamatan Binong.
Della Vivilia Sinta, menjelaskan karyanya yang dipamerkan di Pameran Imagine (if) Agenkultur Arthub. (Foto : Mohamad Romli/TangerangDaily)
Bagikan:

KABUPATEN TANGERANG | TD — Sebanyak enam perupa menggelar pameran di Agenkultur Arthub, Kampung Babakan, No. 23, Kecamatan Binong.

Pameran drawing Imagine (If) ini adalah salah satu rangkaian pameran gambar yang serentak dilakukan secara nasional yang digagas oleh Forum Drawing Indonesia (FDI) memperingati Hari Menggambar Nasional pada Mei 2022 ini.

Enam seniman yang menampilkan karyanya di Agenkultur Arthub 14-29 Mei 2022, di antaranya, Aiko Komala, Bani Barran, David Sirusstara, Della Vivilia Sinta, Kenneth Amandeus, Tomy Faisal Alim.

Tomy Faisal Alim menjelaskan, dipilihnya tajuk Imigine (if) karena berharap, pameran itu akan memberikan berbagai inspirasi seperti layaknya kebebasan imajinasi seseorang. “Imagine (if) ini seperti kita membayangkan, membayangkan ingin menjadi presiden, membayangkan saya ingin menjadikan negeri ini bebas dari korupsi, saya ingin membanyangkan kota ini damai dan sejahtera,” ungkapnya.

Sebanyak enam perupa menggelar pameran di Agenkultur Arthub, Kampung Babakan, No. 23, Kecamatan Binong.
Della Vivilia Sinta, menjelaskan karyanya yang dipamerkan di Pameran Imagine (if) Agenkultur Arthub. (Foto : Mohamad Romli/TangerangDaily)

Tomy berharap, penikmat karya seni rupa bisa menikmati beragam karya yang ditampilkan di art galeri Agenkultur tersebut.

Della Vivilia Sinta, peserta pameran itu menjelaskan, ia memamerkan tiga karya yang salah satuny berjudul people.

“People ini menggambarkan berbagai macam karakter orang. (Biasanya) dalam hati kita kerap bertanya, kita ini ingin menjadi apa, itu hanya bisa kita jawab sendiri,” katanya.

Karya Della lainnya berjudul The walls are bending shape, ia menggambarkan proses pencarian jati diri manusia yang seperti terjebak dalam sebuah labirin.

Dalam karya itu, Della menggambar orang-orang yang tersekat-sekat dalam ruang kerja sebuah perkantoran. “Karena pencarian jati diri itu biasanya saat sudah usia kerja,” katanya. (Red)

Bagikan:

Pos terkait