Puncak Arus Balik Mudik, 159 Ribu Kendaraan Diprediksi Melintas di Gerbang Tol Cikupa

Polda Banten memprediksi sebanyak 159.990 kendaraan akan melintas di gerbang Tol Cikupa selama tiga hari puncak arus balik mudik lebaran 2022.
Kabid Humas Polda Banten Komisaris Besar Shinto Silitonga. (Foto : Polda Banten)
Bagikan:

BANTEN | TD — Polda Banten memprediksi sebanyak 159.990 kendaraan akan melintas di gerbang Tol Cikupa selama tiga hari puncak arus balik mudik lebaran 2022.

Jumlah tersebut terbagi menjadi tiga hari, yaitu sebanyak 51.964 kendaraan pada Sabtu, 7 Mei 2022.

Bacaan Lainnya

“Sebanyak 57.516 kendaraan pada Minggu, 8 Mei dan 50.510 kendaraan pada Senin, 9 Mei,” ujar Kabid Humas Polda Banten Komisaris Besar Shinto Silitonga, Rabu 4 Mei 2022.

Data tersebut sesuai hasil analisa dan evaluasi arus mudik 2022 yang digelar Polda Banten hari ini.

“Proyeksi puncak arus balik ini menjadi bahan untuk Polda Banten mempersiapkan jalur lintasan mulai dari Pelabuhan Merak, Cikuasa Atas, Gerbang Tol Merak, rest area di Km 65 dan Km 45 serta lintasan tol lainnya hingga melintas ke Gerbang Tol Cikupa menuju wilayah Jakarta,” tambah Shinto.

Sementara, data pemudik yang menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Bakauhuni sebanyak 894.063 penumpanh. Terbanyak pada 30 April 2022 dengan 165.037 penumpang.

“Total kendaraan yang diangkut selama 11 hari tersebut sebanyak 209.460 unit, terbanyak adalah mobil penumpang sebanyak 112.139 unit dan motor sebanyak 69.645 unit,” kata Shinto.

Otoritas pelabuhan telah memberikan pelayanan 1.139 trip kapal kepada pemudik, terbanyak pada 30 April 2022 atau H-2 dengan 134 trip.

Jika dibandingkan dengan periodisasi yang sama pada tahun 2019, jumlah trip kapal meningkat 112 trip atau 11% bila dibanding 2019 yaitu sebanyak 1.027 trip.

Jumlah penumpang juga mengalami peningkatan 22.055 orang atau 3% bila dibanding tahun 2019 yaitu sebanyak 872.008 orang.

Jumlah kendaraan terjadi peningkatan 18.915 unit atau 10% bila dibanding dengan tahun 2019 yaitu 190.545 unit.

“Jumlah mobil pribadi bahkan meningkat signifikan yaitu 23.513 unit atau 27% bila dibandingkan dengan tahun 2019 yaitu 88.626 unit, sebaliknya jumlah motor yang diseberangkan pada tahun 2022 ternyata mengalami penurunan sebanyak 16.531 unit atau 19% bila dibandingkan dengan tahun 2019 yaitu 86.176 unit,” terang Shinto. (Red)

Bagikan:

Pos terkait