Polisi Ringkus 9 Gerombolan Bersajam di Cilegon

Polres Cilegon menangkap sembilan anggota gerombolan yang kerap melakukan tawuran menggunakan senjata tajam (sajam).
Polres Cilegon menangkap sembilan anggota gerombolan yang kerap melakukan tawuran menggunakan senjata tajam (sajam). (Foto : Polda Banten)
Bagikan:

CILEGON | TD Polres Cilegon menangkap sembilan anggota gerombolan yang kerap melakukan tawuran menggunakan senjata tajam (sajam).

Kapolres Cilegon Ajun Komisaris Besar Eko Tjahyo Untoro mengatakan, penangkapan gerombolan tersebut bermula dari aksi pengeroyokan pada Rabu, 20 Juli 2022.

“Pengeroyokan terjadi bermula dari media sosial pada saat melaksanakan live streaming antara geng dengan geng lainnya, lalu melakukan janjian akan tawuran dengan menentukan tempat dan waktu dengan membawa senjata tajam,” kata Eko, Kamis 28 Juli 2022.

Motif gerombolan itu yaitu untuk meningkatkan popularitas kelompoknya. Video amatir tawuran mereka diunggah ke media sosial. “Motifnya gengsi, mengancam gengster lainnya, lalu diunggah ke media sosial,” katanya.

Polisi menangkap 9 anggota gerombolan itu, tetapi hanya lima orang yang ditahan. Sembilan orang tersebut AW, AA, FA, AB, DF, KP, WI, MF, MR. “Empat orang hanya dilakukan pembinaan,” ucap Eko.

Pengeroyokan itu menyebabkan jatuhnya korban remaja berinisial EM (15). “Korban mengalami luka sobek ditangan kanan serta perut bagian sebelah kanan akibat benda tajam,” jelas Eko.

Polisi mengamankan juga barang bukti berupa sembilan sembilan senjata tajam dan tiga sepeda motor. “Para tersangka dijerat  Pasal 2 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 80 Jo 76 C Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya. (Red)

Bagikan:

Pos terkait