Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta : Tegur Saya Jika Tidak Ramah

Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta mewajibkan 880 pegawainya mengenakan pin bertuliskan "Tegur Saya Jika Tidak Ramah".
Penyematan pin bertuliskan "Tegur Saya Jika Tidak Ramah" kepada pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta. (Foto : Faraaz untuk TangerangDaily)
Bagikan:

BANDARA | TD Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta mewajibkan 880 pegawainya mengenakan pin bertuliskan “Tegur Saya Jika Tidak Ramah”.

Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto mengatakan pin ini akan menjadi bagian dari seragam harian seluruh petugas Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta. “Ini adalah langkah awal pencanangan pegawai harus ramah dan senyum  untuk mengoptimalkan pelayanan, informasi dan penegakan hukum,” ujar Tito, Rabu 13  April 2022.

Bacaan Lainnya

Pin berukuran cukup besar dengan kalimat berwarna merah itu disematkan di dada bagian kanan. “Pin ini adalah bagian dari treatment dalam mengubah mindset pegawai Imigrasi,” kata Tito.

Tito mengatakan, makna kalimat Tegur Saya Jika Tidak Ramah adalah petugas Imigrasi harus ramah dalam melayani masyarakat, tidak cuek dan tidak bertampang jutek. “Kedepannya tidak ada lagi petugas kami yang tidak ramah dan bertampang jutek,” kata dia.

Menurut Tito, petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta harus bersikap ramah karena  mencerminkan kepribadian Bangsa indonesia mengingat Bandara Soekarno-Hatta adalah pintu gerbang internasional. “Dengan senyum bekerja akan lebih menyenangkan, sehat dan juga bagian dari ibadah.”

Tito juga  juga sudah meminta bagian pengawasan dan intelejen untuk berpakaian rapi dan bersikap humanis, tidak bergaya preman.

Tito mengatakan cara ini cukup berhasil dalam meningkatkan pelayanan setelah diterapkan di Kantor Imigrasi Cirebon dan Jakarta Selatan saat Tito menjabat disana.”
Banyak perubahan dan berdampak positif pada pelayanan,” kata dia.

Berkantor di Terminal 3

Tito mengatakan untuk mengawasi kinerja petugas dalam pengaplikasian Tegur Saya Jika Tidak Ramah ini, dia akan banyak berkantor di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. “Saya akan langsung mengawasi,” ujarnya.

Menurut Tito, dengan terlibat langsung di lapangan dia akan melihat secara riil seperti apa petugasnya menghadapi penumpang internasional yang saat ini mengalami tren peningkatan. (Faraaz/Rom)

Bagikan:

Pos terkait