Awak Lion Air Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama di Sepatan

Awak Kabin maskapai penerbangan Lion Air berbuka puasa bersama dan menyalurkan bantuan untuk anak yatim piatu di Yayasan Asuhan Yatim Piatu Assomadiyyah yang berlokasi Jalan Raya Cadas Kukun, Kuta Bumi Sepatan, Kabupaten Tangerang.
Awak kabin Lion Air berbuka puasa bersama dan menyalurkan bantuan kepada anak yatim di Yayasan Asuhan Yatim Piatu Assomadiyyah yang berlokasi Jalan Raya Cadas Kukun, Kuta Bumi Sepatan, Kabupaten Tangerang. (Foto : Lion Air)
Bagikan:

KABUPATEN TANGERANG | TD — Awak Kabin maskapai penerbangan Lion Air berbuka puasa bersama dan menyalurkan bantuan untuk anak yatim piatu di Yayasan Asuhan Yatim Piatu Assomadiyyah yang berlokasi Jalan Raya Cadas Kukun, Kuta Bumi Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Bantuan dalam bentuk uang dan beberapa jenis sembako sesuai kebutuhan, diserahkan oleh perwakilan manajemen Lion Air yang dipimpin oleh Pimpinan Awak Kabin (Chief Flight Attendant) Widya Surya, Riska Dewi, Pras Rendy, Dwi Afriyanti, Christie Gladies, Inggar Prasetya, Fardan Azharyansyah, Dian Utari serta awak kabin pada 21 April 2022.

Bacaan Lainnya

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, nilai dan pesan moral ialah untuk saling membantu terhadap sesama di lingkungan sekitar. “Motivasi internal khususnya awak kabin Lion Air, bahwa membutuhkan rasa kekeluargaan karena hidup berdampingan di masyarakat majemuk,” ujar Danang, Senin 25 April 2022.

Inisiasi dan sumber dana yang terkumpul, kata Danang, berasal dari sukarela awak kabin (flight attendant) Lion Air selama periode berjalan Januari – Maret 2022.

Selain menguatkan tali kasih, awak kabin Lion Air juga membagikan pengalaman dan mengenai upaya-upaya dalam menjaga kesehatan meliputi penerapan protokol kesehatan, menjaga pola tidur, konsumsi sehat, olahraga ringan dan lainnya kepada 42 yatim piatu serta delapan orang pengurus panti.

“elain itu, agar suasana menyenangkan, untuk menghibur dan upaya memberikan motivasi para yatim piatu dilakukan cara bercerita dan bernyanyi bersama serta doa bersama,” kata Danang.

Dari kegiatan tersebut, awak kabin Lion Air juga memperoleh inspirasi melihat kondisi sosial di sekitar dinilai mampu mengupayakan perubahan, menumbuhkan rasa guna menghargai hidup, diri sendiri dan orang lain tanpa memandang status sosial dan ekonomi.

“Harapan utama ialah mampu menghadapi terhadap kondisi dimaksud akan lebih bijak,” ucapnya.

Kemudian dengan berbagi pengalaman penerbangan para awak kabin, anak-anak Yatim Piatu itu diperkenalkan lebih dini tentang dunia aviasi, mencakup cerita menarik seputar pesawat udara, profesi pilot, awak kabin, teknisi dan terbang itu aman, menyenangkan. “Cara ini dilakukan sebagai upaya menumbuhkan minat dan pengetahuan baru,” pungkasnya. (Red)

Bagikan:

Pos terkait